faktakalbar

Jaga Harmoni Etnis Kalimantan Barat, Wagub Minta Penyebar Video Provokatif Diproses Hukum

Penulis: Redaksi Saturday, 26 July 2025 📖 2 menit
Jaga Harmoni Etnis Kalimantan Barat, Wagub Minta Penyebar Video Provokatif Diproses Hukum
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Suasana kondusif dan harmoni etnis Kalimantan Barat menjadi fokus utama dalam pertemuan penting yang digelar di Kantor Gubernur pada Kamis (24/7/2025). Wakil Gubernur Kalimantan Barat , Krisantus Kurniawan, memimpin langsung rapat tertutup bersama Wakil Bupati Kubu Raya serta pimpinan organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) untuk menyikapi peredaran video provokatif di media sosial. Baca Juga: Diduga Sebar Ujaran Kebencian, Sebuah Akun TikTok Dilaporkan IKBM dan DAD ke Polda Kalbar Pertemuan strategis ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, termasuk Aliansi Ormas dan OKP Dayak Bersatu, Ikatan Keluarga Madura (IKM) Kalimantan Barat, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi. Dalam forum tersebut, seluruh pihak yang hadir mencapai satu kesepakatan penting: video viral bernada provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah tersebut dipastikan bukan berasal dari warga Kalimantan Barat. Mereka meyakini konten tersebut sengaja dibuat dan disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dari luar provinsi dengan tujuan memecah belah. Menyikapi hal ini, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengambil sikap tegas. Ia secara langsung meminta perwakilan ormas yang hadir untuk tidak ragu menempuh jalur hukum. “Saya minta segera dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat. Ini untuk memberi efek jera dan mencegah munculnya provokasi susulan. Kalimantan Barat adalah rumah bagi semua suku dan agama, Jangan ganggu harmoni yang sudah kita jaga bersama,” tegas Krisantus Kurniawan di hadapan peserta pertemuan. Lebih lanjut, Wakil Gubernur juga memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang mencoba merusak kedamaian yang telah terjalin di Bumi Khatulistiwa. Baca Juga: Tolak Intoleransi, Ratusan Massa Desak Aparat Tindak Tegas Oknum Penghalang Pembangunan Gereja di Kubu Raya Ia menegaskan komitmennya untuk berada di garda terdepan dalam menjaga kerukunan. “Siapa pun yang mencoba mengganggu kedamaian kita, akan berhadapan langsung dengan saya sebagai Wakil Gubernur. Mulai sekarang dan seterusnya, jangan ada lagi yang saling menyakitkan. Kita sudah hidup berdampingan dengan damai, dan ini harus kita pertahankan,” ujarnya. Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh para pimpinan ormas. Perwakilan dari komunitas Dayak dan Madura secara solid menyatakan komitmen untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh provokasi eksternal. Pertemuan ini diakhiri dengan sebuah komitmen bersama untuk memperkuat jalinan komunikasi antar-etnis serta memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyebar konten provokatif sesuai aturan yang berlaku. Baca Juga: Isu Penolakan Direspons, Pemkab Kubu Raya Jamin Kelanjutan Pembangunan Gereja (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK