faktakalbar

Jaga Objek Vital Papua, Prajurit Korpasgat Perketat Pemeriksaan Kendaraan dan Kargo di Bandara Nabire

Penulis: Redaksi Friday, 10 April 2026 📖 2 menit
Jaga Objek Vital Papua, Prajurit Korpasgat Perketat Pemeriksaan Kendaraan dan Kargo di Bandara Nabire
Faktakalbar.id, NABIRE – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Komando Pasukan Gerak Cepat ( Korpasgat ) Supadio terus memperketat penjagaan di wilayah Papua. Fokus utama pengamanan berlapis ini dilakukan dengan menerapkan pemeriksaan ketat terhadap setiap akses distribusi logistik di objek vital nasional, salah satunya oleh personel Korpasgat di Bandara Nabire. Baca Juga:  Jaga Ketahanan Pangan Perbatasan, Satgas Korpasgat Fasilitasi Pengiriman Sembako ke Koroway Batu Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, prajurit TNI tersebut terpantau melakukan pemeriksaan secara intensif dan menyeluruh. Setiap kendaraan maupun barang kargo yang akan keluar dan masuk area terbatas ( Restricted Area ) wajib mematuhi protokol pengecekan petugas. Pemeriksaan operasional kendaraan darat ini dilakukan secara merata tanpa pandang bulu. Mulai dari mobil bak terbuka ( pick-up ), mobil pribadi warga, hingga armada truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak luput dari pengecekan petugas jaga. Personel Korpasgat di Bandara Nabire tampak memeriksa dengan sangat teliti setiap sudut kendaraan, mulai dari area kabin pengemudi, kursi penumpang, hingga ruang muatan di bagian belakang. Pengecekan detail ini ditujukan untuk memastikan tidak ada barang ilegal atau material berbahaya yang diselundupkan. Dalam pelaksanaan tugas pengamanan objek vital ini, personel militer tidak bekerja sendirian. Terdapat sinergitas yang terjalin kuat antara aparat TNI dengan jajaran Satuan Pengamanan (Satpam) internal kawasan bandar udara. Kedua belah pihak saling bahu-membahu menjalankan prosedur operasional standar (SOP) pemeriksaan tepat di gerbang utama area instalasi. Selain pengetatan akses kendaraan bermotor, pengawasan ketat juga diberlakukan pada sektor distribusi barang. Prajurit TNI turut serta mengawal dan memeriksa secara visual tumpukan paket dan kargo di area penerimaan barang berbahaya ( Dangerous Goods Acceptance ). Baca Juga:  Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan Kargo Berisi Puluhan Botol Miras di Bandara Oksibil Pemeriksaan di gudang logistik ini memegang peran krusial guna mengantisipasi peredaran barang-barang terlarang, amunisi, maupun bahan peledak yang berpotensi mengganggu kedamaian di bumi Cenderawasih. Langkah preventif yang diambil ini merupakan bentuk komitmen kehadiran negara melalui institusi penegak keamanan dalam memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat luas. Pengamanan tersebut sekaligus berfungsi menjamin kelancaran roda perekonomian serta menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Timur Indonesia. Pelaksana Harian di Bandara Nabire, Lettu Pas Yudha Satria, menegaskan pentingnya dukungan seluruh pihak terkait pelaksanaan prosedur pemeriksaan tersebut. "Masyarakat dan para pelaku jasa logistik dihimbau untuk selalu kooperatif saat melintasi pos-pos pemeriksaan, karena langkah ini diambil semata-mata demi keselamatan dan kenyamanan bersama," ujar Yudha Satria. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK