faktakalbar

Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Bulog Distribusikan Minyakita ke Pasar

Penulis: Redaksi Wednesday, 18 March 2026 📖 1 menit
Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Bulog Distribusikan Minyakita ke Pasar
Faktakalbar.id, NASIONAL – Perum Bulog mulai menggelontorkan stok Minyakita ke pasar-pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban pasar domestik atau domestic market obligation (DMO) sebesar 35 persen yang ditetapkan pemerintah. Direktur Utama Perum Bulog, Achmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa penyaluran ini melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, yakni Bulog, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), dan ID Food. Dari total kewajiban penyaluran tersebut, Bulog mendapatkan porsi alokasi yang paling dominan. "Itu dibagi tiga mas, bukan bulog semua. Jadi di situ ada bulog, ada ID Food, ada Agrinas Palma. Nah, kebetulan bulog dari yang 35% itu dapet 70%," ujar Achmad Rizal Ramdhani saat ditemui di Kantor Bulog Jakarta, Selasa (17/3/2026). Baca Juga:  Polsek Mempawah Hilir Fasilitasi Penyaluran 3,7 Ton Panen Jagung Pipil ke Bulog Pendistribusian ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 43 tahun 2025. Regulasi tersebut mewajibkan produsen minyak goreng menyalurkan sebagian dari DMO melalui BUMN pangan untuk memastikan ketersediaan barang di tingkat pengecer. Achmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk memastikan stok Minyakita tetap tersedia bagi masyarakat dengan harga yang sesuai ketentuan. "HET-nya, 15.700 itu kami wajibkan seluruh pimpinan wilayah dan cabang mendorong semaksimal mungkin ke masing-masing pasar agar di pasar tidak sampai kosong," tutupnya. Baca Juga:  Polsek Sekayam Suplai 3,3 Ton Jagung ke Bulog Sanggau (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK