faktakalbar

Jalan Sidas-Darit Rusak Parah, Warganet Saling Lempar Tudingan

Penulis: Redaksi Friday, 15 August 2025 📖 2 menit
Jalan Sidas-Darit Rusak Parah, Warganet Saling Lempar Tudingan
Faktakalbar.id, LANDAK – Kondisi Jalan Sidas-Darit, tepatnya di Dusun Dangku, Kabupaten Landak , menjadi sorotan tajam publik setelah foto-fotonya yang memprihatinkan beredar luas di media sosial pada Rabu (13/8/2025). Kerusakan parah yang terlihat membuat jalan tersebut sulit dilalui kendaraan dan memicu perdebatan sengit di antara warganet mengenai siapa pihak yang paling bertanggung jawab. Dalam foto yang beredar, tampak badan jalan dipenuhi lubang besar yang tergenang air dan lumpur, menyerupai kubangan. Baca Juga: Pemprov Kalbar Gelontorkan Rp475 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak Berat di 2025 Pengendara, baik mobil maupun motor, harus ekstra hati-hati saat melintas. Kondisi ini disebut sangat menghambat aktivitas dan membahayakan keselamatan warga sekitar. [caption id="attachment_41445" align="alignnone" width="2048"] Kondisi Jalan yang rusak parah dan terdapat genangan air yang sangat besar, menyulitkan pengendara yang melintas pada Rabu (13/8/2025). (Dok. Ist)[/caption] Alhasil, unggahan mengenai kondisi Jalan Sidas-Darit ini mengundang beragam reaksi. Warganet tidak hanya mengeluhkan kerusakan, tetapi juga saling melempar tudingan dan mempertanyakan kinerja para pejabat terkait. Suara Kekecewaan Warganet Beberapa komentar menyoroti dugaan kelalaian yang berbau politis, sementara yang lain mencoba meluruskan persepsi mengenai wewenang perbaikan jalan. Seorang warganet dengan nama akun Koesna Ignis menyayangkan kondisi tersebut dan mengaitkannya dengan situasi politik di daerah tersebut. “Kasian ini jalan Sidas - Darit , luluh lantak . cerminan wilayah landak krn korban politik,” tulisnya. Komentar lain dari akun Adinda Saskia secara spesifik menyebut nama seorang tokoh politik yang berpengaruh di wilayah itu. “Ni wilayah nya ibu kornelin kenapa bisa jln nd di prhatikan,” tulis Adinda. Namun, ada pula warganet yang memberikan pandangan berbeda. Akun Bang Yeri berpendapat bahwa tanggung jawab perbaikan jalan tingkat dusun berada di tangan pemerintah desa, bukan sepenuhnya pada bupati. “kalau jalan dusun, bukan kah ini tanggung jawab kades bang, kalau tdk salah dana sudah digelontorkan oleh Ibu Bupati kesetiap desa, kecuali jalan sidas darit barulah itu tanggung jawab bupati,” tulisnya, membedakan antara jalan dusun dan jalan utama kabupaten. Perdebatan ini menunjukkan kebingungan sekaligus kepedulian masyarakat terhadap infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian mereka. Baca Juga: Jalan Rusak di Ketapang: Titik Rawan di Ruas Simpang Dua – Balai Berkuak Warga berharap ada perhatian dan tindakan nyata dari pihak berwenang untuk segera memperbaiki jalan tersebut. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK