James Gunn Hidupkan Superman Versi Baru yang Lebih Manusiawi dan Relevan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Film Superman terbaru karya James Gunn resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, (9/7/2025).
Film ini menjadi penanda penting bagi DC Studios karena menandai dimulainya semesta baru DC Universe, yang selama ini dikenal membingungkan karena terlalu banyak versi atau multiverse.
Media Indonesia mendapat kesempatan menonton lebih awal dalam acara press screening di XXI Margo City, Depok, Selasa (8/7).
Baca Juga:
Teror Zombi Kembali Mengancam dalam Film “28 Years Later”
Film berdurasi 2 jam 9 menit ini memperlihatkan konflik utama tentang bagaimana Superman menyeimbangkan warisan asal-usulnya sebagai makhluk Krypton dengan nilai-nilai manusia yang diajarkan oleh kedua orang tuanya, Jonathan dan Martha Kent.
James Gunn, sutradara berusia 58 tahun, sukses membawa nuansa baru ke dalam film ini. Sosok Superman kini tampil lebih segar, hangat, kuat, dan penuh sisi kemanusiaan.
Superman versi kali ini diperankan oleh David Corenswet. Aktor berusia 32 tahun tersebut berhasil membawakan karakter Clark Kent dan Superman secara seimbang.
Tidak hanya sebagai pahlawan super, sisi jurnalistik Superman sebagai wartawan Daily Planet juga ditampilkan lebih jelas.
Hal ini menjadi sentuhan menarik yang selama ini jarang mendapat sorotan dalam film-film sebelumnya.
Film juga menyorot isu geopolitik, seperti invasi dan konflik antarnegara, membuatnya relevan dengan situasi dunia saat ini.
Baca Juga:
Remake Live-Action How to Train Your Dragon (2025) Berhasil Mengulang Keajaiban Animasi Aslinya?
Ditambah lagi dengan bumbu drama romantis antara Clark Kent dan Lois Lane (diperankan Rachel Brosnahan), yang memperlihatkan sisi personal Superman sebagai makhluk luar angkasa dengan rasa cinta yang mendalam.
Superman tidak berjuang sendirian. Ia ditemani oleh tim Justice Gank, yang terdiri dari Green Lantern (Nathan Fillion), Hawkgirl (Isabela Merced), dan Mr Terrific (Edi Gathegi), dalam melawan Lex Luthor (Nicholas Hoult) serta anak buahnya seperti Engineer (Maria Gabriela) dan Ultraman.
Kolaborasi ini mempertegas bahwa Superman tetap membutuhkan bantuan untuk menyelamatkan dunia.
Aksi pertarungan seru, terutama di udara, menjadi daya tarik utama film ini. Gunn menampilkan adegan-adegan perkelahian yang tidak hanya mendebarkan tapi juga memperlihatkan sisi tidak sempurna dari Superman.
Beberapa kali ia terlihat kewalahan dan bahkan kalah, memperlihatkan realitas bahwa kekuatan super bukan segalanya.
Film ini juga dibumbui dengan komedi ringan. Punchline dari Green Lantern hingga kelakuan karakter Jimmy Olsen mengundang tawa penonton. Kehangatan hubungan Clark dengan orang tuanya di Smallville menjadi elemen emosional yang memperkaya cerita.
Baca Juga:
Review Lilo & Stitch (2025): Remake yang Humanis dan Menghibur
Salah satu kejutan dalam film ini adalah kehadiran Krypto, anjing super yang menemani Superman dalam aksinya.
Selain itu, kemunculan karakter Supergirl dan Ultraman, kloningan Superman, menjadi bonus menarik bagi para penggemar.
Dengan semua elemen tersebut, James Gunn berhasil menghadirkan sebuah film Superman yang lebih manusiawi dan menyegarkan.
Ini menjadi awal yang menjanjikan untuk semesta baru DC Universe yang lebih terstruktur dan emosional.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.