faktakalbar

Jamin Kondusivitas, Polda Kalbar Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Jelang Imlek

Penulis: Redaksi Friday, 13 February 2026 📖 1 menit
Jamin Kondusivitas, Polda Kalbar Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Jelang Imlek
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat ( Polda Kalbar ) mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026. Melalui Operasi Liong Kapuas, polisi berkomitmen menjaga situasi kondusif sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah kerukunan etnis. Baca Juga: Polda Kalbar Kerahkan 700 Personel dan 27 Pos dalam Operasi Liong Kapuas 2026 Irwasda Polda Kalbar, Sigit Jatmiko, menyatakan bahwa salah satu tujuan utama dari operasi pengamanan tahun ini adalah memastikan tidak adanya provokasi yang berkaitan dengan isu SARA. Kepolisian akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban umum melalui narasi negatif di media sosial maupun lingkungan sekitar. “Tujuan Operasi ini untuk Mencegah dan menangkal segala bentuk potensi ancaman, memastikan tidak ada provokasi oleh berita hoax terkait isu sara maupun hal lainya yang dapat memecah belah masyarakat, melaksanakan gakum serta memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” ucap Sigit Jatmiko. Dalam apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026), ditekankan bahwa momentum budaya ini harus menjadi simbol harmoni di Kalimantan Barat. Kepolisian mengutamakan langkah-langkah preventif agar masyarakat dapat beribadah dan berkumpul dengan keluarga tanpa rasa khawatir. Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyaring informasi. Ia meminta warga tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak jelas sumbernya demi menjaga suasana damai di Bumi Khatulistiwa. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini secara transparan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya di media sosial. Mari kita jadikan momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini sebagai simbol kerukunan etnis di Kalimantan Barat yang aman dan damai,” tutup Bambang Suharyono. Dengan pengamanan ketat dan partisipasi masyarakat dalam menolak hoaks, diharapkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 dapat berjalan lancar. Baca Juga: Cap Go Meh Bertepatan dengan Awal Ramadan, Polda Kalbar Tekankan Sinergi Lintas Sektoral (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK