Jangan Lakukan ini Jika Mesin Mati Mendadak Saat Terobos Banjir
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Musim hujan sering kali memaksa pengendara motor bertaruh nyali menerobos genangan air demi sampai ke tujuan tepat waktu. Namun, keputusan nekat ini tak jarang berujung petaka, mesin motor mendadak mati di tengah banjir.
Kepanikan biasanya membuat pengendara melakukan kesalahan fatal yang justru memperparah kerusakan. Alih-alih hanya mogok ringan, motor justru terancam
turun mesin
dan menguras isi dompet hingga jutaan rupiah.
Berikut adalah hal fatal yang wajib Anda hindari dan solusi pertolongan pertamanya.
Baca Juga:
Tips Merawat Motor Matic Agar Mesin Awet
Ancaman
Water Hammer
Musuh terbesar mesin saat banjir bukanlah air yang membasahi busi, melainkan air yang terisap masuk ke ruang bakar. Fenomena mengerikan ini bernama
Water Hammer
.
Saat air masuk ke ruang bakar dalam jumlah banyak, piston yang bergerak dengan kompresi tinggi akan menumbuk air tersebut. Karena air adalah benda padat yang tidak bisa dikompresi, ledakan tekanan ini akan membengkokkan setang piston (
connecting rod
) hingga pecah dan menghancurkan dinding mesin.
Jangan Pernah Menekan Tombol Starter!
Ini adalah aturan emas yang wajib Anda ingat. Jika motor mati di tengah
banjir
, jangan pernah mencoba menyalakannya kembali, baik dengan starter elektrik maupun engkol (
kick starter
).
Memaksa mesin menyala saat ada air di ruang bakar sama saja dengan bunuh diri bagi mesin motor Anda. Biarkan mesin dalam keadaan mati, segera tuntun motor ke tempat yang kering dan aman.
Cek Warna Oli Mesin
Setelah sampai di tempat kering, cek kondisi oli melalui
dipstick
(tutup oli). Jika warna oli berubah menjadi putih susu (
milky oil
), artinya air sudah bercampur dengan oli.
Dalam kondisi ini, haram hukumnya menyalakan mesin.
Oli
yang tercampur air kehilangan daya lumasnya dan akan merusak komponen logam di dalam mesin jika Anda paksa berputar.
Buka Busi dan Keringkan
Langkah pertolongan pertama yang paling tepat adalah melepas busi. Setelah busi terlepas, barulah Anda boleh mengengkol (
kick starter
) motor perlahan dalam kondisi kunci kontak
off
.
Tujuannya adalah untuk memompa dan menyemburkan air yang terperangkap di dalam ruang bakar keluar melalui lubang busi. Lakukan berkali-kali hingga tidak ada lagi air yang menyembur keluar dari lubang tersebut.
Baca Juga:
Tips Merawat Motor Matic Agar Mesin Awet
Segera Bawa ke Bengkel
Meskipun motor berhasil menyala setelah dikeringkan, sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk
flushing
(kuras) oli. Anda harus memastikan seluruh sisa air benar-benar bersih agar tidak menimbulkan karat yang menggerogoti mesin di kemudian hari.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.