Jaringan SB Dibongkar, 47 Kg Emas Disita Polresta Pontianak, Tapi Jaringan AS Tak Tersentuh
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Penemuan 47 Keping emas (diduga per keping 1 kilogram/ 1000 gr) diduga kuat hasil tambang ilegal dalam penggerebekan yang dilakukan Polresta Pontianak di kawasan Perdana Square Pontianak Selatan, Sabtu (5/5/2025), mengungkap dugaan
praktik tambang
ilegal berskala besar yang selama ini luput dari sorotan. Emas tersebut ditemukan di sebuah ruko yang diduga merupakan jaringan Inisial (SB), tersangka kasus korupsi yang sebelumnya telah ditetapkan oleh KPK.
Emas itu disebut milik inisial LS, yang merupakan adik (SB).
Menanggapi hal ini, Uchok Sky Khadafi, Direktur Center of Budget Analysis (CBA), menilai kejadian tersebut bukan semata penegakan hukum, tapi pertanda adanya konflik antar jaringan besar emas ilegal di Kalbar.
Baca Juga:
“Tante” Sosok Baru Pesaing AS dan SB, Target Kuasai Areal PETI Kalbar
“Saya melihat ini bukan sekadar penggerebekan biasa, tapi sinyal adanya perang antar bandar emas ilegal. Tapi kenapa cuma jaringan SB yang ditindak? Kenapa bandar besar lain seperti AS belum pernah tersentuh?” tegas Uchok kepada Faktakalbar.id.
Ia menyebut bahwa inisial AS dikenal luas sebagai “Raja Emas Ilegal” di Kalbar. Nama AS bahkan sudah santer disebut di lingkaran Mabes Polri dan Kejaksaan Agung, namun hingga kini belum tersentuh aparat penegak hukum.
“Jajaran Polda Kalbar jangan tebang pilih. Tangkap juga AS! Dia ini sudah lama disebut-sebut di Jakarta, tapi tetap kebal. Kenapa? Ini yang harus dibuka,” tegas Uchok lagi.
Penangkapan ini merupakan rangkaian operasi kepolisian dalam memberantas PETI dan perdagangan emas ilegal di Kalbar. Sebelumnya, Polda Kalbar menangkap seorang penampung emas di Melawi (inisial LK), disusul pengungkapan tiga bos emas di Kapuas Hulu oleh Polres Melawi.
Menurut informasi yang dihimpun, jaringan yang ditangkap belakangan ini merupakan kelompok SB yang merupakan "pemain' lama dan merupakan jaringan di luar AS—seorang cukong emas besar saat ini. Hal ini mengindikasikan adanya perebutan kekuasaan antar-mafia emas dengan backing kuat di belakangnya. (Tim)
Baca Juga:
“Gold War” Perang Mafia Emas Ilegal Kalbar: Jaringan SB vs AS Makin Memanas
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.