Jasad Terdampar di Pantai Ramayadi Dipastikan Korban Speed Boat Tenggelam
Faktakalbar.id, SAMBAS –
Pencarian seorang anak buah kapal (
ABK
) yang hilang setelah kecelakaan laut di perairan Pemangkat akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama
Sichali
(39) ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret ombak ke bibir Pantai Ramayadi, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, pada Minggu (12/10/2025) pagi.
Baca Juga:
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Ramayadi, Diduga Korban Sekoci Terbalik
Penemuan jenazah ini mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama beberapa hari untuk menemukan korban ABK speed boat tenggelam tersebut.
Danpos Basarnas Sintete, Zulhijah, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB.
Lokasi penemuan berada di koordinat 01°14’53.37″ N – 108°59’04.90″ E, atau berjarak sekitar 2,66 mil laut dari lokasi awal kapal tenggelam (LKK) di depan Dermaga Ikan Pak Atong, Pemangkat.
“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pantai Ramayadi. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Pemangkat untuk proses lebih lanjut,” ujar Zulhijah.
Penemuan ini menjadi jawaban atas hilangnya Sichali yang dilaporkan sebagai salah satu korban dalam insiden nahas tersebut.
Baca Juga:
Satu ABK Hilang Setelah Sekoci Dihantam Ombak di Muara Pemangkat
Operasi Pencarian Resmi Ditutup
Zulhijah menjelaskan bahwa operasi pencarian korban ABK speed boat tenggelam ini merupakan upaya gabungan dari berbagai unsur.
Sinergi yang kuat antar-instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan korban.
“Dalam operasi ini kami melibatkan berbagai instansi, mulai dari TNI AL, Polair Pemangkat, Satwas SDKP, Syahbandar PPN Pemangkat, BAKAMLA, Potensi SAR Sambas, hingga nelayan setempat,” katanya.
Dengan ditemukannya jenazah korban, Zulhijah menyatakan bahwa operasi SAR secara resmi ditutup pada hari yang sama. Seluruh tim yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.
“Seluruh unsur yang terlibat sudah dikembalikan ke satuannya masing-masing. Kami ucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja keras semua pihak yang membantu operasi SAR ini,” tutupnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.