Jelang Pencoblosan, Bawaslu Imbau Masyarakat Tolak Politik Uang
PONTIANAK
- Memasuki hari ketiga masa tenang dan sehari menuju Pilkada Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pontianak masih gencar lakukan patroli untuk memastikan tidak ada lagi kampanye yang dilakukan.
Ketua Bawaslu Kota Pontianak, Ridwan memastikan bahwa Kota Pontianak sudah 100% bersih dari keberadaan alat peraga kampanye (APK). Dirinya juga menyampaikan bahwa perihal adanya laporan money politic, hingga saat ini pihaknya hanya menemukan isu saja.
“Setelah kita telusuri ternyata hanya sekedar isu saja. Jadi, beberapa sudah kita telusuri, tetapi memang hanya isu saja. Setidaknya sampai saat ini, kami belum menemukan faktanya terkait laporan-laporan yang masuk,” jelasnya saat ditemui, Selasa (26/11/2024).
Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya fenomena serangan fajar yang kerap terjadi pada masa tenang.
“Kita juga ingin mengajak masyarakat untuk bisa menolak berbagai bentuk money politic ini, karena itu merupakan bagian dari perusakan demokrasi. Sudah dua bulan pasangan calon untuk berkampanye menyampaikan dan menyakinkan visi, misi dan program. Jadi, seharusnya uang dan sejenisnya tidak dipakai lagi,” ucapnya.
Mengenai uang yang dibungkus dalam bentuk “uang transportasi”, Ridwan menyebutkan bahwa hal tersebut hanya dibenarkan untuk para saksi pasangan calon yang sudah dimandatkan dan bukan kepada masyarakat.
“Kalau ke masyarakat, patut diduga adanya pelanggaran dalam bentuk money politic. Kalau diberikan kepada pemilih. Maka dari itu, jika kami menemukan hal seperti itu perlu diklarifikasi dari pemberi dan penerima terkait pemberian uang tersebut,” ujarnya.
(mro)
Tag:
#Bawaslu
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.