Sering Jadi Pelengkap Mi Ayam, Ini Jenis-Jenis Sawi di Indonesia yang Wajib Kamu Tahu
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Sawi
merupakan salah satu jenis
sayuran
hijau yang paling populer dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan di Indonesia.
Selain harganya yang terjangkau, sayuran dari keluarga
Brassicaceae
ini menjadi bahan pelengkap wajib dalam berbagai hidangan nusantara, mulai dari mi ayam, bakso, hingga berbagai tumisan rumahan.
Tidak hanya lezat, sawi juga dikenal kaya akan vitamin A, C, dan K yang sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh.
Namun, tahukah Anda bahwa sawi yang ada di Indonesia memiliki beberapa jenis dengan tekstur dan rasa yang berbeda? Berikut adalah jenis-jenis sawi yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia:
Baca Juga:
Sempat Hilang Saat Mencari Sayur, Warga Kayong Utara Ditemukan Tim SAR dalam Keadaan Selamat
1. Sawi Hijau (Caisim)
Sawi hijau atau sering disebut caisim adalah jenis yang paling sering kita temui.
Ciri khasnya adalah batang yang panjang, ramping, dan berwarna hijau keputihan dengan daun yang lebar berwarna hijau tua.
Caisim memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang sedikit pahit namun segar, sehingga sangat cocok dijadikan pelengkap mi instan atau masakan
chinese food
.
2. Sawi Putih (
Petchay
)
Berbeda dengan kerabatnya, sawi putih memiliki warna daun yang putih pucat dengan ujung hijau muda.
Bentuknya lonjong dan padat seperti krop. Sawi ini memiliki kadar air yang tinggi dan rasa yang lebih manis dibandingkan sawi hijau.
Di Indonesia, sawi putih sering diolah menjadi masakan bersantan, tumis campur tahu, atau dijadikan bahan utama pembuatan kimci bagi pecinta kuliner Korea.
3. Sawi Sendok (Pakcoy)
Dinamakan sawi sendok karena bentuk batangnya yang lebar dan melengkung menyerupai sendok pada bagian bawahnya.
Pakcoy memiliki ukuran yang lebih kecil dan bantet dibandingkan caisim.
Teksturnya sangat renyah dan batangnya lebih tebal namun empuk saat dimasak. Pakcoy sering kali menjadi primadona dalam hidangan tumis bawang putih atau rebusan sehat.
4. Sawi Pahit (
Mustard Greens
)
Sesuai namanya, sawi jenis ini memiliki rasa pahit yang cukup tajam.
Bentuk daunnya cenderung lebih bergelombang dan batangnya sangat lebar serta tebal.
Meskipun pahit, banyak orang menyukainya karena dianggap memiliki khasiat kesehatan untuk membersihkan racun dalam tubuh.
Sawi pahit biasanya diolah menjadi asinan sayur atau dimasak dengan bumbu yang kuat untuk menyeimbangkan rasa pahitnya.
5. Sawi Pagoda (
Tatsoi
)
Sawi pagoda atau
tatsoi
adalah jenis sawi yang memiliki bentuk paling estetik.
Daunnya berbentuk oval kecil yang tersusun melingkar menyerupai bunga atau pagoda. Warnanya hijau sangat pekat dan teksturnya sangat renyah.
Meskipun belum sepopuler caisim, sawi pagoda kini mulai banyak dibudidayakan karena rasanya yang gurih dan sangat cocok untuk salad atau tumisan premium.
Baca Juga:
6 Sayur Pantangan Asam Urat Ini Kerap Ada di Meja Makan
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.