Jonathan Frizzy Jadi Saksi Kasus Vape Mengandung Etomidate, Apa Bahayanya?
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Artis Jonathan Frizzy terlibat dalam penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dalam rokok elektrik atau vape. Ia diperiksa sebagai saksi terkait temuan zat berbahaya bernama
etomidate
dalam cairan vape yang diamankan oleh polisi dan Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta pada Maret lalu.
Penemuan vape yang mengandung etomidate tersebut membawa penyidik menangkap tiga orang tersangka berinisial BTR, EDS, dan ER. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, nama Jonathan Frizzy muncul sebagai pihak yang perlu dimintai keterangan.
Baca Juga:
Fenomena Rokok Linting Murah Marak, Ini Tanggapan Bea Cukai
“Statusnya masih saksi. Penyidik membutuhkan keterangan saksi JF,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan pada Selasa (29/4).
Apa Itu Etomidate?
Etomidate adalah zat sedatif yang umumnya digunakan dalam dunia medis, khususnya untuk induksi anestesi umum dan prosedur intubasi cepat. Mengutip informasi dari
StatPearls
, etomidate juga digunakan dalam prosedur bedah singkat seperti kuretase, karena efeknya yang cepat menimbulkan rasa kantuk dan membuat pasien kehilangan kesadaran sementara.
Namun, ketika digunakan di luar pengawasan medis, etomidate bisa sangat berbahaya. Efek sampingnya meliputi kantuk parah, pernapasan yang melambat, tekanan darah rendah yang bisa berakibat fatal, mual, kebingungan, dan bahkan hilang kesadaran total hingga kematian.
Julukan "Rokok Zombie"
Penggunaan etomidate dalam vape sempat menggemparkan Thailand, di mana produk ini dijuluki “rokok zombie”. Menurut
Straits Times
, rokok elektrik yang mengandung etomidate dijual secara ilegal, baik secara online maupun di tempat hiburan malam. Rokok ini dipromosikan sebagai alat bantu relaksasi atau pengantar tidur, padahal efek sampingnya sangat berbahaya.
Baca Juga:
Penjual Rokok Ilegal di Pontianak Ditangkap, Polisi Sita 32 Dus Rokok Tanpa Cukai
Penggunaan vape yang dicampur etomidate tidak hanya memperparah dampak negatif rokok elektrik itu sendiri, tapi juga berisiko merusak sistem tubuh dalam jangka panjang. Efek jangka panjangnya dapat mengganggu fungsi kelenjar adrenal, produksi hormon kortisol, dan menyebabkan gangguan otot bahkan setelah berhenti menggunakannya.
Kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini, termasuk memeriksa kemungkinan adanya jaringan penyebaran vape beretomidate yang lebih luas. Sementara itu, Jonathan Frizzy masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini.
Tag:
#FaktaKalbar.id
#Jonathan Frizzy
#vape mengandung etomidate
#narkoba dalam vape
#etomidate
#rokok zombie
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.