faktakalbar

Kokohkan Status Lumbung Pangan Kalbar, HKTI Landak Luncurkan Pilot Project Kedelai dan Ubi Kayu

Penulis: Redaksi Wednesday, 31 December 2025 📖 1 menit
Kokohkan Status Lumbung Pangan Kalbar, HKTI Landak Luncurkan Pilot Project Kedelai dan Ubi Kayu
Faktakalbar.id, LANDAK – Dewan Pimpinan Kabupaten Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPK HKTI) Kabupaten Landak resmi meluncurkan program Penyuluhan dan Percontohan Pengelolaan Tanaman Terpadu untuk komoditas kedelai dan ubi kayu. Baca Juga:  Petualangan Seru di Air Terjun Banegar dan Riam Dait Landak Kegiatan yang dipusatkan di Lahan Percontohan samping Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jelimpo ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian daerah melalui modernisasi teknologi budidaya. Peluncuran program ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Landak sebagai sentra pangan utama di Kalimantan Barat. Berdasarkan data terbaru Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, Kabupaten Landak berhasil menempati peringkat pertama untuk Luas Tambah Tanam (LTT) dengan capaian fantastis seluas 10.972 hektare, melampaui target yang telah ditetapkan. "Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Landak menempati peringkat pertama Luas Tambah Tanam (LTT) se-Kalimantan Barat dengan capaian 10.972 hektare. Capaian ini melebihi target yang diberikan dan memperkokoh posisi Landak sebagai sentra pangan utama," ungkap data tersebut. Praktik Langsung, Bukan Teori Fokus utama dari kegiatan percontohan ini adalah transfer pengetahuan secara riil. Baca Juga:  Pelaku Curanmor di Landak Ubah Warna Kendaraan untuk Kelabui Petugas Para petani tidak hanya diberikan materi teori, melainkan diajak melihat dan mempraktikkan langsung metode pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik lahan setempat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil panen petani lokal. "Melalui lahan percontohan, petani diharapkan tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat langsung praktik pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi lahan setempat," jelas tujuan program ini. Dengan adanya demplot atau lahan percontohan ini, HKTI Landak berharap adopsi teknologi tepat guna di kalangan petani dapat berjalan lebih cepat, sejalan dengan visi daerah untuk terus memimpin produktivitas pertanian di Kalimantan Barat. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK