Kabut Asap Masih Selimuti Sanggau, Opsi Belajar dari Rumah untuk Siswa Kembali Dikaji
Faktakalbar.id - Kabut asap masih menyelimuti Kota Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis, 24 September 2026, sehingga opsi Belajar Dari Rumah (BDR) kembali dikaji untuk siswa PAUD hingga SMP.
Faktakalbar.id - Kabut asap masih menyelimuti Kota Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis, 24 September 2026, sehingga opsi Belajar Dari Rumah (BDR) kembali dikaji untuk siswa PAUD hingga SMP.
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena mengatakan kondisi kabut asap masih perlu ditinjau sebelum pemerintah menentukan langkah berikutnya.
“Untuk kabut asap yang masih menyelimuti kota sanggau hari ini nanti kita akan lihat dan tinjau bersama karena sampai hari ini titik hotspot kitakan menurun, tapi kalau kita lihat asap ini kita belum tahu darimana tapi tetap harus kita waspadai,” kata Susana, Kamis, 24 September 2026.
Menurut Susana, penurunan titik panas belum sepenuhnya menggambarkan kondisi asap yang terlihat di wilayah Sanggau.
Karena itu, kondisi di lapangan akan menjadi salah satu pertimbangan sebelum keputusan mengenai kegiatan belajar siswa ditetapkan.
Ia mengatakan pemerintah daerah juga akan menggelar pertemuan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pertemuan tersebut akan membahas kondisi kabut asap dan langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampaknya terhadap masyarakat.
“Kalau nanti BDR dan kita naikkan status tanggap darurat tentunya ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat, dan hal ini yang perlu kita kaji secara matang agar tidak salah dalam melangkah,” ungkapnya.
Pertimbangan tersebut muncul setelah status tanggap darurat sebelumnya telah beralih ke status pemulihan.
Meski demikian, pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih dilakukan di sejumlah wilayah Sanggau.
“Kita tetap memonitor, karena tiap hari juga kita menerima laporan dari Kepala desa dan Camat terkait Karhutla di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Hingga Kamis, pemerintah daerah belum menetapkan keputusan baru terkait penerapan BDR bagi siswa PAUD hingga SMP.
Keputusan tersebut akan ditentukan setelah pemerintah melakukan peninjauan kondisi kabut asap dan pembahasan bersama Forkopimda.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.