Kades Pusaka Bantah Isu Perselingkuhan, Akui Nikah Siri dengan Sekdes
Faktakalbar.id, SAMBAS -
Kepala Desa (Kades) Pusaka di
Kecamatan Tebas
, Elpani, akhirnya angkat bicara setelah dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Sambas oleh sekelompok warga yang menuduhnya berselingkuh.
Pria yang akrab disapa Ning Epan ini dengan tegas membantah tudingan tersebut. “Saya akui, saya memang berpoligami. Tapi saya tidak selingkuh, apalagi berzina seperti yang dituduhkan oleh sekelompok masyarakat dan yang beredar di media sosial,” jelas Elpani, Senin (15/4/2025).
Menurutnya, poligami yang dilakukannya bersama Sekretaris Desa (Sekdes) Pusaka tidak menimbulkan masalah di dalam keluarganya. Ia mengaku hubungannya dengan istri pertama dan anak-anak tetap harmonis. “Saya lihat sebagian masyarakat yang unjuk rasa itu adalah orang yang punya kepentingan. Tapi sebagai kepala desa, saya tidak marah karena mungkin mereka tidak tahu keadaan sebenarnya,” ujarnya.
Baca Juga:
Viral di Sosmed OTK Onani di Pasar Sambas
Elpani menyebut saat ini dirinya masih menunggu panggilan dari Inspektorat Sambas maupun Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos Pemdes) terkait laporan warga. Ia siap memberikan klarifikasi secara terbuka atas semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. “Saya akan jelaskan semuanya setelah saya dipanggil oleh Inspektorat atau pihak berwenang. Semua akan saya sampaikan terang-benderang,” tegasnya.
Ia juga mempertanyakan alasan kenapa poligami yang dilakukannya dipermasalahkan. Menurut Elpani, praktik tersebut tidak melanggar hukum agama maupun undang-undang, kecuali bagi pihak-pihak tertentu seperti ASN, TNI, dan Polri.
Baca Juga:
Viral di Sosmed OTK Onani di Pasar Sambas
Meski sempat terjadi aksi protes dari warga yang menuntut dirinya dan Sekdes dinonaktifkan, Elpani memastikan pelayanan di Kantor Desa Pusaka tetap berjalan seperti biasa. “Semua staf saya tetap bekerja normal. Masyarakat tetap dilayani, tidak ada gejolak. Bahkan keluarga saya juga baik-baik saja, kami tetap hidup bahagia,” ungkapnya.
Saat ditanya alasan melakukan pernikahan siri tanpa memberitahu publik, Elpani menjawab santai sambil tersenyum. “Namanya juga siri, artinya sembunyi-sembunyi. Kalau diberitahu semua orang, ya itu bukan nikah siri namanya,” katanya berseloroh.
Sebelumnya, puluhan warga mendatangi Inspektorat Sambas untuk mendesak agar Kades dan Sekdes Pusaka dinonaktifkan dari jabatannya. Desakan muncul akibat keresahan warga atas dugaan perselingkuhan, yang bahkan dikabarkan telah menghasilkan seorang anak.
Baca Juga:
Viral di Sosmed OTK Onani di Pasar Sambas
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.