Kaltim ada Rudi Masud di Kalbar ada Ria Norsan, Penguasaan Jabatan Publik Satu Keluarga Turun Temurun
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Dinasti politik yang dibangun Rudy Mas'ud di
Kalimantan Timur
dinilai memiliki pola serupa dengan jejaring kekuasaan yang dibentuk Ria Norsan di
Kalimantan Barat
. Melalui keluarga inti hingga hubungan besanan, posisi strategis politik dan pemerintahan tersebar di berbagai partai serta lembaga, mulai dari kursi DPRD, jabatan bupati, hingga kepemimpinan partai politik.
Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa dinasti politik keluarga Ria Norsan kini menjadi salah satu kekuatan dominan di panggung politik Kalimantan Barat.
Baca Juga:
‘Gurita’ Dinasti Politik Keluarga Ria Norsan
Di dua provinsi itu, keluarga inti hingga kerabat dekat tersebar di jabatan eksekutif, legislatif, hingga struktur partai politik. Fenomena ini memunculkan kritik mengenai menguatnya politik kekerabatan dalam demokrasi lokal.
Di
Kalimantan Barat
, dalam jejaring politik keluarga
Ria Norsan
. Dari istri, anak, adik, ipar hingga besan, keluarga besar Norsan tersebar di sejumlah partai politik dan lembaga pemerintahan.
Ria Norsan dikenal memulai karier dari pengusaha jasa konstruksi sebelum menjadi Bupati Mempawah dua periode pada 2009–2014 dan 2014–2018. Karier politiknya berlanjut sebagai Wakil Gubernur Kalbar periode 2018–2023 dan kemudian terpilih sebagai Gubernur Kalbar periode 2025–2030.
Dikutip dari Wikipedia,
Norsan
terakhir menjabat Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kalbar sebelum dicopot karena maju tanpa rekomendasi partai. Ia kemudian bergabung dengan Partai Gerindra dan menerima kartu tanda anggota dari Sekjen Gerindra sekaligus Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, pada 28 April 2025.
Dalam Pilgub Kalbar 2024, Norsan memenangkan pemilihan bersama wakilnya, Krisantus Kurniawan, dengan dukungan koalisi PDI Perjuangan, Hanura, dan PPP.
Sementara itu, istrinya, Erlina, menjabat Bupati Mempawah periode 2025–2030. Jabatan itu bukan yang pertama baginya. Erlina telah memimpin Mempawah sejak 14 April 2019.
Anak pertama Ria Norsan, Arif Renaldi, saat ini menjabat anggota DPRD Kalbar dari Partai Golkar untuk periode kedua.
Adik kandung Ria Norsan, Ria Mulyadi, pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Mempawah periode 2019–2024 dan kini masih menjadi anggota DPRD Mempawah.
Dari pihak keluarga Erlina, adiknya, Ermin Elviani, menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar sejak 24 November 2021. Ia juga anggota DPRD Kalbar dan pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Kalbar periode 2014–2019.
Satu adik Erlina lainnya, Erdediawan, terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Mempawah periode 2024–2029 dari Partai Demokrat.
Jejaring politik keluarga Norsan juga meluas melalui hubungan besanan. Putra Ria Norsan, Ilham Rinaldi, menikahi Sheren Gracia, putri dari Robi Susandi yang kini menjabat Ketua DPW PSI Kalbar.
Dengan konfigurasi tersebut, keluarga besar Ria Norsan kini memiliki keterhubungan politik di sedikitnya empat partai besar: Gerindra, Golkar, Demokrat, dan PSI. Posisi mereka tersebar di eksekutif kabupaten, eksekutif provinsi, legislatif kabupaten, legislatif provinsi, hingga kepengurusan partai.
Baca Juga:
Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk, Enam Fraksi Setuju Hak Angket, Bola Panas Ada di Bamus
Dinasti Politik di Kalimantan timur
Dilansir dari Viva.co.id pada 24 April 2026, ribuan warga Kalimantan Timur menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur pada Selasa, 21 April 2026. Aksi yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat sipil itu membawa tiga tuntutan utama, salah satunya penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Kaltim.
Sorotan publik mengarah pada keluarga Rudy Mas'ud yang dinilai mendominasi berbagai posisi penting di Kalimantan Timur.
Berikut sejumlah anggota keluarga Rudy Mas’ud yang menduduki jabatan strategis:
Rudy Mas’ud – Gubernur Kalimantan Timur
Rudy Mas’ud menjabat sebagai kepala daerah dan memegang kendali eksekutif di tingkat provinsi. Ia juga aktif dalam struktur partai politik dan organisasi nasional.
Hasanuddin Mas’ud – Ketua DPRD Kaltim
Kakak Rudy Mas’ud ini menjabat sebagai pimpinan legislatif daerah yang memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah provinsi.
Rahmad Mas’ud – Wali Kota Balikpapan
Saudara Rudy lainnya ini memimpin salah satu kota terbesar di Kalimantan Timur dan kembali terpilih untuk periode kedua.
Syahariah Mas’ud – Anggota DPRD Kaltim
Masih dari keluarga inti, Syahariah menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur periode 2024–2029.
Syarifah Suraidah – Anggota DPR RI
Istri Rudy Mas’ud ini duduk di parlemen pusat dan juga aktif sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltim.
Hijrah Mas’ud – Tim Ahli Gubernur
Adik Rudy Mas’ud ini tercatat sebagai Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kaltim.
Syarifah Asmawati – Pejabat Birokrasi Pemprov Kaltim
Kerabat dari pihak keluarga istri menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur.
Fenomena itu memunculkan istilah “Dinasti Kaltim” di tengah masyarakat.
Meski tidak melanggar aturan hukum, dominasi keluarga dalam berbagai jabatan publik dinilai memunculkan persoalan etika demokrasi. Konsentrasi kekuasaan pada lingkar keluarga dianggap berpotensi mempersempit ruang kompetisi politik dan memperkuat oligarki lokal.
Dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Barat, fenomena dinasti politik kini tak lagi sekadar isu lokal. Ia berkembang menjadi gambaran tentang bagaimana kekuasaan politik dapat bertahan dan diwariskan melalui jejaring keluarga, partai, dan jabatan publik.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.