faktakalbar

Kantin Sekolah Methodist Mempawah Dibobol Maling, Pelaku Terekam CCTV Tutupi Wajah dengan Sarung

Penulis: Redaksi Monday, 02 February 2026 📖 2 menit
Kantin Sekolah Methodist Mempawah Dibobol Maling, Pelaku Terekam CCTV Tutupi Wajah dengan Sarung
Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Kasus pembobolan terjadi di lingkungan pendidikan Kabupaten Mempawah. Kantin Sekolah Methodist yang berlokasi di Jalan Jurusan Anjongan–Sungai Pinyuh menjadi sasaran aksi pencurian pada Senin (2/2/2026) dini hari. Pelaku berhasil menggasak sejumlah peralatan dapur dengan total kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Baca Juga: Satu Terduga Pelaku Pencurian di Mempawah Diamankan Warga Saat Bersembunyi di Kolong Rumah Pemilik kantin, Jono, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Pelaku diduga kuat masuk ke dalam area kantin dengan cara membobol jendela bagian samping. Minimnya pengawasan di titik tersebut memudahkan pelaku melancarkan aksinya. “Kalau kantin tidak ada penjaga. CCTV hanya ada dua unit, jadi maling itu masuk dari jendela samping,” ujar Jono. Akibat kejadian pencurian di Sekolah Methodist ini, Jono kehilangan sejumlah aset usaha berupa dua buah tabung gas, dua unit rice cooker , dan satu kompor gas. Jika dikalkulasikan, kerugian materiil yang dialami berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta. “Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak sekolah, tapi belum ke polisi,” tambahnya. Pelaku Matikan CCTV Luar Kepala Sekolah SD Methodist, Aditya Gilang Pradana, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku terlihat beraksi seorang diri. Baca Juga: Terekam CCTV, Dua Pemuda Lakukan Pencurian Motor KLX di Kampung Ladang Sintang Uniknya, pelaku tampak sangat mengenali lokasi karena sempat mematikan kamera pengawas yang berada di luar gedung, sementara CCTV bagian dalam tetap merekam aksinya. “Di rekaman CCTV terlihat pelaku mengambil tabung gas, rice cooker, dan kompor gas. Kemungkinan pelaku sudah melakukan pemetaan sebelum beraksi,” jelas Aditya. Dalam rekaman tersebut, ciri-ciri pelaku sulit dikenali secara spesifik karena ia menggunakan penutup wajah. “Pelaku menutup wajahnya dengan sarung,” ungkap Aditya. Aditya juga membeberkan fakta bahwa pencurian di Sekolah Methodist ini bukan insiden tunggal. Dua hari sebelum kejadian, tepatnya Sabtu sore, sempat terjadi percobaan pencurian di ruang kelas 3A namun gagal karena dipergoki warga sekolah. “Waktu itu ketahuan dan diteriaki anak-anak. Saya langsung minta keamanan memperketat penjagaan sekolah. Ternyata pelaku justru beraksi di kantin. Sekitar dua tahun lalu juga pernah ada kejadian serupa,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih melakukan diskusi internal untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. “Kami masih akan berdiskusi terlebih dahulu, nanti baru diputuskan untuk membuat laporan ke polisi,” tutup Aditya. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK