Kapolda Kalbar Pimpin Anev Triwulan II, Soroti Tren Kejahatan dan Ketahanan Pangan
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Kepolisian Daerah (
Polda
) Kalimantan Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, memimpin Analisa dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2025 di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar pada Senin (11/8/2025).
Kegiatan ini juga mencakup Anev Ketahanan Pangan, yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda Kalbar dan diikuti oleh para Kapolres jajaran secara daring.
Baca Juga:
Dansatbrimob Polda Kalbar Lepas Tim Polwan ke Ajang Srikandi Brimob Challenge
Anev ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
Perubahan Sosial dan Tantangan Kamtibmas
Kapolda Pipit Rismanto menyoroti bahwa tantangan tugas Polri saat ini semakin kompleks dan dinamis. Perubahan sosial, kemajuan teknologi, meningkatnya ekspektasi masyarakat, serta dinamika global turut memengaruhi pola gangguan kamtibmas di daerah.
"Kita semua menyadari bahwa tantangan dan lingkungan strategis tugas Polri di era ini semakin kompleks dan dinamis. Perubahan sosial, kemajuan teknologi, meningkatnya ekspektasi masyarakat, serta dinamika global turut memengaruhi pola gangguan kamtibmas di daerah kita," ujar Pipit.
Tren Positif Kamtibmas dan Fokus Wilayah Prioritas
Berdasarkan hasil Anev, situasi kamtibmas secara umum menunjukkan tren positif dengan penurunan jumlah kejahatan sebanyak 59 kasus atau 3,42% dibandingkan triwulan I.
Kapolda juga menjelaskan bahwa
crime rate
berada di angka 30 orang per 100.000 penduduk, sementara
crime clock
tercatat setiap 1 jam 18 menit 39 detik terjadi satu tindak pidana.
Baca Juga:
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Gelar Latihan PHH
Namun, ia menekankan bahwa beberapa wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi seperti Polresta Pontianak, Polres Ketapang, dan Polres Kubu Raya tetap menjadi fokus penanganan.
"Namun demikian, wilayah dengan kerawanan tertinggi seperti Polresta Pontianak, Polres Ketapang, dan Polres Kubu Raya tetap menjadi fokus penanganan. Saya minta para Kapolres di wilayah tersebut melakukan langkah-langkah strategis, inovatif dan terukur," tegasnya.
Program Prioritas dan Pelayanan Humanis
Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Roma Hutajulu, mengingatkan jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjaga semangat pengabdian dan integritas.
Baca Juga:
65 Tersangka Dijerat, Polda Kalbar Ancam Sikat Habis Pemodal Besar PETI yang Tak Tersentuh
Ia juga menekankan empat program prioritas yang harus dijalankan:
Ketahanan pangan, dengan fokus pada penanaman jagung dan perluasan lahan produktif.
Program makan bergizi gratis di sekolah.
Penanggulangan Karhutla secara masif.
Persiapan audit BPK RI dengan tata kelola anggaran yang akuntabel dan transparan.
Kolaborasi dan Komitmen Jajaran
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bayu Suseno, menjelaskan bahwa Anev ini bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan momen untuk menyatukan komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan kinerja.
"Polda Kalbar terus berupaya menjawab harapan masyarakat dengan pelayanan yang humanis dan program yang langsung dirasakan manfaatnya. Kolaborasi antara fungsi operasional, pembinaan, dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga kamtibmas dan ketahanan pangan di Kalimantan Barat," pungkas Bayu.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.