faktakalbar

Kapolres Melawi Tegaskan Tiga Anggota Dipecat Akibat Narkoba di Depan Siswa

Penulis: Redaksi Tuesday, 28 October 2025 📖 2 menit
Kapolres Melawi Tegaskan Tiga Anggota Dipecat Akibat Narkoba di Depan Siswa
Faktakalbar.id, MELAWI - Kapolres Melawi Harris Batara Simbolon kembali melaksanakan program Kapolres Go To School: Merdeka dari Narkoba dan Bullying, dengan mengunjungi SMK Negeri 1 Nanga Pinoh , Senin (27/10/25). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres hadir bersama Kasat Narkoba Dhanie Sukmo Widodo dan Kasat Lantas J. Effendy Kusuma, serta menggandeng Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Melawi. Baca Juga:   Bekas Gedung Puskesmas Melawi Diduga Beralih Fungsi Jadi Gudang Logistik PETI Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Sekolah Dwi Handayani, para guru, dan ratusan siswa. Di hadapan para siswa, Harris memaparkan secara langsung definisi, jenis, dan dampak penyalahgunaan narkoba berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku maupun penyalahguna narkoba di wilayah Melawi. “Selama saya menjabat Kapolres Melawi hampir satu tahun ini, sudah tiga anggota kami yang diberhentikan tidak dengan hormat karena terlibat narkoba. Ini bukti komitmen kami dalam pemberantasan narkoba,” tegas Kapolres. Harris juga mengungkapkan bahwa langkah pencegahan tak hanya dilakukan di luar, namun juga di internal kepolisian. Tes urine rutin dilakukan bagi seluruh personel, termasuk para perwira hingga dirinya sendiri. Baca Juga:   Oknum MG Ditangkap Di Asrama Polisi Dengan Setengah Kilogram Sabu, Diduga Kuat Sopir Kapolres Melawi “Tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum terkait narkoba, bahkan jika melibatkan anggota Polri,” tambahnya. Kapolres juga mengingatkan para siswa untuk tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apapun. “Awalnya hanya coba-coba, lama-lama kecanduan dan akhirnya menghancurkan masa depan serta keluarga. Semua narkotika itu merusak otak dan kehidupan sosial,” pesan Harris. Ia menjelaskan bahwa banyak faktor yang mendorong seseorang menggunakan narkoba, seperti ingin terlihat gaul, ikut-ikutan teman, solidaritas kelompok, atau sekadar ingin melupakan masalah. Dalam sambutannya, Dwi Handayani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Kapolres Melawi terhadap dunia pendidikan. “Terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolres. Kami sangat mendukung program pencegahan narkoba dan bullying di lingkungan sekolah. Kami juga berkomitmen bersama kepolisian untuk mewujudkan sekolah yang bersih dari narkoba,” ujar Dwi. Sementara itu, Widya, salah satu siswi SMKN 1 Nanga Pinoh, mengaku senang dan termotivasi dengan kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih tahu bahaya narkoba. Penjelasan Bapak Kapolres sangat mudah dipahami dan membuka wawasan kami,” ujarnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK