Kapolsek Sungai Ambawang Ingatkan Remaja Jauhi Balap Liar dan Perang Sarung
Faktakalbar.id, KUBU RAYA -
Kapolsek Sungai Ambawang
, Reyden Fidel Armada, mengeluarkan peringatan keras kepada para pemuda di Desa Jawa Tengah untuk menjauhi perilaku negatif seperti balap liar dan perang sarung selama bulan Ramadan.
Pesan kamtibmas ini disampaikan dalam pertemuan dialogis bersama tokoh masyarakat dan puluhan remaja di Rumah Baca Desa Jawa Tengah, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga:
Cegah Balap Liar dan Perang Sarung, Patroli Subuh Polres Kubu Raya Diintensifkan Selama Ramadan
Langkah preventif ini diambil guna mencegah kenakalan remaja di Sungai Ambawang yang kerap meningkat pada momen bulan puasa.
Kapolsek menegaskan bahwa keinginan untuk tampil menonjol atau mencari eksistensi tidak boleh dilakukan dengan cara melanggar hukum atau membahayakan keselamatan orang lain di jalan raya.
“Jangan sampai ingin terlihat menonjol justru terlibat tawuran atau tindakan melanggar hukum,” tegas Reyden Fidel Armada di hadapan sekitar 30 remaja dan anak-anak yang hadir.
Selain menyoroti fenomena perang sarung dan balap liar, pihak kepolisian juga memberi atensi khusus pada bahaya narkotika dan penyalahgunaan gawai.
Kapolsek memperingatkan adanya modus baru peredaran zat terlarang melalui cairan vape dan makanan yang dapat merusak otak.
Ia juga meminta para pelajar untuk bijak dalam menggunakan internet agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks atau dampak negatif kecerdasan buatan (AI).
Untuk mencegah kenakalan remaja di Sungai Ambawang, Kapolsek mendorong para pemuda untuk memanfaatkan Rumah Baca Masyarakat sebagai wadah diskusi dan interaksi sosial yang nyata.
Menurutnya, kegiatan positif seperti membaca dan berolahraga jauh lebih bermanfaat daripada melakukan konvoi kendaraan yang mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga:
Polsek Pontianak Utara Peringatkan Bahaya Perang Sarung Berisi Senjata Tajam
Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat setempat, Karyadi, mengapresiasi kehadiran kepolisian di tengah warga.
Ia juga meminta dukungan jajaran Polsek Sungai Ambawang untuk meningkatkan intensitas patroli malam hari, terutama dalam menindak penggunaan knalpot brong yang meresahkan penghuni desa.
"Kami berharap ke depan ada sosialisasi tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua agar terjalin kerja sama yang kuat antara Polri dan masyarakat," tutur Karyadi.
Agenda ini diakhiri dengan buka puasa bersama yang bertujuan membangun kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dengan generasi muda.
Kepolisian berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang dialog guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sungai Ambawang tetap kondusif selama bulan suci Ramadan hingga Idulfitri mendatang.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.