Jamin Kualitas Komoditas Lokal, Karantina Kalbar Periksa 13 Ton Pasta Durian Beku Tujuan Medan
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Karantina Kalimantan Barat
terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan komoditas pertanian yang dilalulintaskan antarpulau.
Pada Rabu (05/2/2026), petugas Karantina melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan administratif terhadap 13.626 kilogram pasta durian beku milik PT RBT.
Baca Juga:
DWP Karantina Kalimantan Barat Gelar Pertemuan Perdana 2026, Perkenalkan Ketua Baru
Komoditas olahan unggulan tersebut dijadwalkan akan menempuh perjalanan menuju Medan, Sumatera Utara, melalui jalur pengiriman domestik.
Pemeriksaan ketat ini bertujuan untuk memastikan pasta durian beku tersebut bebas dari potensi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Dalam prosesnya, petugas secara teliti mengecek kondisi kemasan, suhu penyimpanan, hingga kesesuaian dokumen persyaratan karantina.
Didin Saripudin, petugas karantina yang bertugas di lapangan, menegaskan bahwa langkah sertifikasi ini merupakan prosedur wajib.
Hal ini dilakukan guna menjamin setiap produk yang keluar dari wilayah Kalimantan Barat memiliki standar mutu yang diakui dan aman untuk dikonsumsi.
“Pemeriksaan terhadap pasta durian beku ini sudah sesuai dengan prosedur karantina guna memastikan komoditas tersebut memenuhi persyaratan teknis karantina. Volume pengiriman sebesar 13.626 kilogram ini menuntut ketelitian tinggi agar kualitas produk tetap terjaga hingga sampai di tangan konsumen di Medan,
” jelas Didin.
Ia menambahkan bahwa Karantina hadir untuk memfasilitasi setiap pelaku usaha dalam memastikan produk mereka legal dan sehat untuk didistribusikan.
Baca Juga:
Gagalkan Penyelundupan, Karantina Kalimantan Barat Sita Ratusan Burung Ilegal di Pelabuhan Dwikora
Kegiatan sertifikasi ini menjadi bukti nyata peran penting karantina dalam menjaga daya saing komoditas lokal di tingkat nasional.
Dengan kepatuhan para pelaku usaha terhadap regulasi perkarantinaan, proses distribusi barang antarpulau dapat berjalan lancar dan aman.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.