faktakalbar

Antisipasi Masuknya Virus Nipah, Karantina Kalbar Masifkan Edukasi di Pintu Masuk Negara

Penulis: Redaksi Friday, 13 February 2026 📖 1 menit
Antisipasi Masuknya Virus Nipah, Karantina Kalbar Masifkan Edukasi di Pintu Masuk Negara
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan ( BKHIT ) Kalimantan Barat kembali meningkatkan intensitas pengawasan biosekuriti di sejumlah titik vital pintu masuk negara. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko masuknya agen penyakit zoonosis, khususnya Virus Nipah dan Peste des Petits Ruminants (PPR), seiring dengan meningkatnya mobilitas internasional, Jumat (13/02/2026). Kegiatan pengawasan tersebut dibarengi dengan aksi sosialisasi edukatif yang menyasar para pelintas batas di seluruh Satuan Pelayanan (Satpel). Baca Juga:  Perkuat Pengawasan Perbatasan, Karantina PLBN Entikong Susun Strategi 2026 Fokus utama kegiatan ini meliputi pemasangan media informasi visual berupa banner edukasi serta penyampaian informasi secara langsung oleh petugas di lapangan. Sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi fokus sosialisasi antara lain Satpel Bandara Internasional Supadio, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong , PLBN Jagoi Babang , serta PLBN Aruk . Dalam keterangannya, pihak Karantina Kalbar menekankan urgensi pemahaman masyarakat mengenai bahaya Virus Nipah yang bersifat zoonosis atau dapat menular dari hewan ke manusia. Selain itu, ancaman penyakit PPR juga menjadi sorotan karena sifatnya yang sangat mematikan bagi populasi ternak kecil, yang dapat berdampak pada ekonomi peternak lokal. Melalui pendekatan edukatif ini, petugas di lapangan memastikan masyarakat memahami regulasi karantina yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk mengenali komoditas berisiko dan tidak membawanya masuk ke wilayah Kalimantan Barat tanpa disertai dokumen karantina yang resmi. Baca Juga:   Karantina Kalbar Perkuat Biosekuriti PLBN Entikong, Gencar Sosialisasi Virus Nipah Kesadaran dan kepatuhan penumpang dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga keamanan hayati di wilayah ini. Oleh karena itu, Karantina Kalbar berkomitmen untuk terus mengawal pintu-pintu masuk negara melalui kombinasi pengawasan fisik yang ketat dan pendekatan persuasif yang konsisten kepada masyarakat. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK