faktakalbar

Karantina Kalbar dan Satgas Pamtas Tutup Jalur Tikus di Perbatasan Entikong Pasca Idulfitri

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 March 2026 📖 1 menit
Karantina Kalbar dan Satgas Pamtas Tutup Jalur Tikus di Perbatasan Entikong Pasca Idulfitri
Faktakalbar.id, SANGGAU - Petugas gabungan dari Karantina Kalimantan Barat Satpel PLBN Entikong bersama Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC memperketat pengawasan dengan menyisir dan menutup jalur ilegal di kawasan perbatasan Entikong, Senin (23/3/2026). Baca Juga:   Garda Depan Perbatasan, Karantina Entikong Perketat Pengawasan di PLBN Jelang Lebaran Operasi terpadu ini digelar sebagai langkah antisipatif dan respons cepat dalam memperketat pengawasan mobilitas barang pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah. Petugas menyisir medan berat dan akses tersembunyi yang kerap dimanfaatkan sebagai "jalur tikus" guna menutup celah masuknya komoditas ilegal ke wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah masuknya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat mengancam kelestarian sumber daya alam hayati nasional. Penanggung jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan garda terdepan dalam memperkuat sistem pertahanan hayati negara di wilayah perbatasan. Baca Juga:   Sinergi Lintas Instansi, Posko Terpadu Idulfitri 2026 Hadir di PLBN Jagoi Babang “Patroli gabungan ini adalah bentuk nyata penguatan pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya pasca Idulfitri di mana potensi peningkatan lalu lintas komoditas cukup signifikan. Kami memastikan tidak ada ruang bagi masuknya komoditas ilegal yang berisiko membawa ancaman terhadap keamanan hayati Indonesia,” tegas Swiet Sinay. Ia menambahkan bahwa pengawasan kini tidak lagi hanya berfokus pada pintu resmi PLBN, melainkan diperluas secara agresif hingga ke jalur-jalur tidak resmi yang selama ini menjadi titik rawan pelanggaran. Melalui operasi gabungan yang masif dan berkelanjutan ini, Karantina bersama Satgas Pamtas mempertegas peran strategis sebagai benteng perlindungan sumber daya alam sekaligus mempersempit ruang gerak aktivitas ilegal di kawasan perbatasan Entikong. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK