Karhutla di Desa Pasir Mempawah Nyaris Hanguskan Rumah Warga
Faktakalbar.id, MEMPAWAH -
Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten
Mempawah
. Sebuah insiden karhutla di Desa Pasir yang berlokasi secara spesifik di area RT 31, Dusun Sebukit Rama, Kecamatan Mempawah Hilir, nyaris menghanguskan kawasan permukiman penduduk pada Minggu (29/3/2026).
Beruntung, amukan si jago merah tersebut berhasil dijinakkan secara cepat oleh tim pemadam kebakaran gabungan yang dibantu oleh warga setempat.
Baca Juga:
Padamkan Karhutla di Mempawah Timur, Petugas Terkendala Akses Hutan Gambut
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Pasir, Muhammad Amin, membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran lahan yang sempat memicu kepanikan warga di wilayah Dusun Sebukit Rama tersebut.
Berdasarkan keterangan resminya, titik api pertama kali terdeteksi dan dilaporkan oleh warga pada hari sebelumnya, yakni Sabtu (28/3/2026) sore. Penanganan cepat segera dilakukan usai laporan darurat diterima oleh pihak aparatur desa.
“Setelah mendapatkan informasi adanya titik api di Dusun Sebukit Rama, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan warga setempat. Kita bahu membahu mengatasi karhtula tersebut,” terang Amin.
Muhammad Amin menjelaskan bahwa faktor cuaca ekstrem, berupa tiupan angin kencang dan kondisi kekeringan panjang yang melanda kawasan tersebut, menjadi pemicu utama meluasnya kobaran api.
Karakteristik lahan yang didominasi oleh semak belukar kering serta material tanah gambut membuat api menjalar dengan sangat cepat, sehingga sempat menyulitkan upaya pemadaman awal oleh petugas di lapangan.
“Karena angin kencang dan kekeringan sehingga api dengan cepat menyebar membakar semak belukar maupun tanaman di lokasi karhutla,” tuturnya.
Situasi di lapangan sempat memburuk ketika eskalasi kobaran api yang terus membesar mulai mengancam area permukiman penduduk di sekitar Dusun Sebukit Rama.
Baca Juga:
Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Pemkot Pontianak Prioritaskan Langkah Mitigasi dan Kesiapsiagaan
Berkat kesigapan dan tindakan cepat dari personel pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat yang berjibaku memadamkan api tanpa henti, rambatan api berhasil diblokir secara taktis sebelum menyentuh bangunan warga.
“Api sempat mendekati rumah penduduk dengan jarak beberapa meter. Alhamdulillah, api berhasil diatasi oleh petugas dan masyarakat sehingga lingkungan warga dalam kondisi aman,” tegasnya.
Lebih jauh, Amin memaparkan bahwa hingga proses pendinginan yang dilakukan pada Minggu (29/3/2026) pagi, estimasi total luasan lahan gambut dan semak belukar yang hangus akibat peristiwa karhutla di Desa Pasir ini telah mencapai sekitar 2 hektare.
Pihak pemerintah desa sangat berharap agar cuaca mendukung proses pemadaman total guna mencegah meluasnya kerusakan lingkungan.
“Mudah-mudahan segera turun hujan sehingga api bisa segera padam. Kami juga mengharapkan dukungan dan kerjasama masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi karhutla,” pungkasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.