faktakalbar
Kubu Raya Laporan Warga

Karhutla di desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu raya Membara, Warga tak tinggal diam hadapi kobaran Api

Faktakalbar.id – Kebakaran lahan di Desa Suka Maju, Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, berlangsung sekitar dua pekan dan menghanguskan lahan serta sebagian kebun warga. Penanganan dilakukan bersama aparat, pemerintah desa, PT BPK, dan masyarakat.

Penulis: Wati Tuesday, 08 September 2026 📖 1 menit
Karhutla di desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu raya Membara, Warga tak tinggal diam hadapi kobaran Api
Kondisi lahan yang hangus terbakar akibat karhutla selama dua pekan di Desa Suka Maju. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id – Kebakaran lahan di Desa Suka Maju, Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, berlangsung sekitar dua pekan dan menghanguskan lahan serta sebagian kebun warga. Penanganan dilakukan bersama aparat, pemerintah desa, PT BPK, dan masyarakat.

Kebakaran terjadi saat kemarau panjang yang membuat lahan kering dan mudah terbakar. Api juga menjalar ke kawasan semak-semak dan lahan perkebunan.

Polsek Sungai Ambawang, pemerintah desa, PT BPK, dan warga berjibaku memadamkan api agar tidak meluas.

Bang Hadi, (Bukan nama sebenarnya), mengatakan pelaku maupun penyebab kebakaran belum diketahui.

"Belum diketahui siapa pelakunya. Bisa saja sengaja, tapi bisa juga karena kelalaian," ujar Hadi.

Menurut Hadi, kondisi kemarau membuat puntung rokok yang dibuang sembarangan sekalipun berpotensi memicu kebakaran.

"Musim kemarau panjang membuat lahan sangat mudah terbakar. Hal sepele saja bisa memicu api," katanya.

Umam, (Bukan nama sebenarnya) yang merupakan warga setempat, menduga kebakaran bisa saja dipicu ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Kalau memang ada yang sengaja membakar, tentu sangat merugikan masyarakat karena api bisa semakin meluas," ujar Umam.

Dampak kebakaran turut dirasakan warga karena aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Iwan, (Bukan nama sebenarnya), juga berharap penanganan kebakaran segera dituntaskan.

"Semoga segera teratasi dan kondisi kembali seperti semula. Kebakaran ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari," kata Iwan.

Warga berharap kewaspadaan selama kemarau ditingkatkan dan penyebab kebakaran dapat segera diketahui agar kejadian serupa tidak terulang lagi sehingga kondisi menjadi normal kembali.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK