faktakalbar

Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Berjibaku Lawan Api dan Dehidrasi Saat Puasa

Penulis: Redaksi Friday, 06 March 2026 📖 2 menit
Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Berjibaku Lawan Api dan Dehidrasi Saat Puasa
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui wilayah Kabupaten Kubu Raya . Memasuki pekan pertama Maret 2026, titik api baru dilaporkan muncul di Kecamatan Rasau Jaya pada Kamis (5/3/2026), memperluas area lahan yang hangus terbakar. Kondisi ini memaksa tim gabungan dari berbagai unsur untuk bekerja ekstra keras di lapangan. Meski sebagian besar personel sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan, mereka tetap harus berjibaku dengan panasnya api dan pekatnya asap guna memastikan api tidak merembet ke pemukiman warga. Baca Juga:  Polres Ancam Tindak Tegas Pelaku Pembakar Lahan di Kubu Raya Tanpa Pandang Bulu Kendala Teknis dan Sumber Air yang Kritis Di wilayah Karya Kita, proses pemadaman mulai menunjukkan titik terang setelah adanya sinergi antara Manggala Agni, KPH, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Namun, keberhasilan memadamkan api utama belum berarti tugas selesai, karena proses cooling down atau pendinginan lahan gambut memerlukan ketelitian tinggi agar api bawah tanah tidak muncul kembali. Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar di lapangan saat ini adalah faktor teknis dan alam. "Kendala di lapangan yaitu sumber air yang cukup jauh. Selain itu performa mesin pompa juga sudah mulai menurun sehingga tidak terlalu kuat menghantarkan air sampai ke ujung nozel ," ujar Floren. Kerusakan lahan di lokasi tersebut dilaporkan cukup parah mengingat luasnya area yang sempat dilalap si jago merah sebelum berhasil dijinakkan. Bertaruh Nyawa di Tengah Ibadah Puasa Kondisi fisik para petugas saat ini berada dalam ujian berat. Cuaca panas ekstrem ditambah paparan asap karhutla menjadi makanan sehari-hari para personel yang mayoritas sedang berpuasa. Namun, Floren menegaskan bahwa komitmen tim di lapangan tidak kendur sedikit pun. "Personel sampai dengan saat ini masih fight di lapangan. Walaupun hampir semua personel sedang menjalankan puasa, mereka tetap berjibaku memadamkan api," tegasnya. Hingga saat ini, petugas masih terus bersiaga dan melakukan penyisiran di titik-titik rawan. Masyarakat kembali diingatkan dengan keras untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja, mengingat keterbatasan alat dan sulitnya medan yang harus dihadapi petugas saat pemadaman berlangsung. Baca Juga:  Deteksi 40 Titik Panas, Pemkab dan Polres Gelar Apel Siaga Karhutla di Kubu Raya (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK