faktakalbar

Karhutla di Mempawah Hanguskan 10 Hektare Lahan Gambut, Api Nyaris Sambar Ruko

Penulis: Redaksi Sunday, 08 March 2026 📖 2 menit
Karhutla di Mempawah Hanguskan 10 Hektare Lahan Gambut, Api Nyaris Sambar Ruko
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Mempawah . Sebanyak 10 hektare lahan gambut di kawasan RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, terbakar pada hari Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi lahan yang didominasi hamparan semak belukar kering dan berstatus tidak dikelola membuat kobaran api dengan cepat membesar. Baca Juga: Karhutla di Mempawah Kembali Terjadi, Asap Tebal Tutup Jalan Raya Sungai Pinyuh Titik api terpantau merambat secara sporadis hingga mendekati area pinggir Jalan Raya Anjongan – Sungai Pinyuh, mengancam sejumlah bangunan dan aktivitas warga di sekitarnya. Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, membenarkan terjadinya peristiwa karhutla di Mempawah ini. Pihak kepolisian menyatakan bahwa identitas pemilik lahan gambut tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi di lapangan. “Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut kering dengan hamparan semak belukar yang cukup luas dan tidak dikelola. Api sempat meluas hingga mendekati ruko kafe yang berada di pinggir jalan raya Anjongan-Sungai Pinyuh, sehingga kami bersama tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Iptu Andrianto. Proses pemadaman di lokasi kejadian melibatkan tim gabungan lintas instansi. Polres Mempawah mengerahkan satu unit mobil Water Canon untuk memadamkan titik api. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah juga menurunkan tiga unit mobil tangki pemadam. Operasi ini turut diperkuat oleh personel Polsek Anjongan, Polsek Sungai Pinyuh, anggota Koramil Sungai Pinyuh, serta jajaran Satlantas Polres Mempawah. Baca Juga: Polres Mempawah Groundcheck Titik Hotspot Karhutla di Desa Anjungan Dalam Operasi penanganan karhutla di Mempawah ini menghadapi tantangan berat di lapangan. Berdasarkan estimasi sementara, luas area yang hangus terbakar telah mencapai sekitar 10 hektare dan proses pemadaman masih terus berlangsung. Iptu Andrianto memaparkan sejumlah kendala teknis dan kondisi alam yang menyulitkan petugas gabungan. “Kendala yang kami hadapi di antaranya tidak adanya sumber air di sekitar lokasi kebakaran, kondisi lahan gambut yang kering dengan hamparan yang cukup luas, serta cuaca panas dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat menjalar,” jelasnya. Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan sisa-sisa api di lokasi kejadian. Tindakan penyekatan dan pendinginan area terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar rambatan api tidak semakin meluas ke area lahan lainnya maupun merusak bangunan yang berada di sekitar titik api. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK