faktakalbar

Karhutla Landa Mempawah Timur, Jalan Utama Menuju Dusun Telayar Nyaris Ambles

Penulis: Redaksi Tuesday, 31 March 2026 📖 2 menit
Karhutla Landa Mempawah Timur, Jalan Utama Menuju Dusun Telayar Nyaris Ambles
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Tim gabungan Satuan Samapta Kepolisian Resor (Polres) Mempawah bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Mempawah Timur berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Sabtu (28/3/2026). Peristiwa karhutla di Mempawah Timur ini menjadi sangat krusial lantaran kobaran api membakar lahan gambut tepat di bawah badan jalan utama yang merupakan satu-satunya akses darat menuju Dusun Telayar, Desa Sejegi. Baca Juga: Karhutla di Desa Pasir Mempawah Nyaris Hanguskan Rumah Warga Proses pemadaman di lokasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polres Mempawah, AKP Tohari, bersama 10 orang personelnya. Ia menyatakan bahwa operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup sulit karena material utama yang terbakar didominasi oleh tanah gambut dan tumpukan kayu di bawah permukaan aspal. “Proses pemadaman cukup sulit karena api membakar material di bawah jalan, yakni gambut dan kayu. Jadi apinya tidak terlihat besar di permukaan, tetapi masih menyala di bawah,” ujar AKP Tohari. Kondisi geografis dan jenis material yang terbakar tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra sabar dan teliti. Petugas terus menyuntikkan air ke dalam lapisan tanah gambut untuk memastikan titik api di rongga bawah jalan benar-benar padam dan tidak kembali membesar saat tertiup angin kencang. “Untuk satu titik saja bisa memakan waktu 1 sampai 2 jam agar benar-benar dipastikan padam,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mempawah Timur, Iptu Imran, yang turut terjun memimpin empat personelnya di titik lokasi kejadian, menegaskan bahwa aparat kepolisian berupaya maksimal menyelamatkan infrastruktur publik tersebut. Pihaknya bertekad agar jalur darat penghubung warga tidak ambles atau terputus akibat gerusan api dari bawah permukaan. “Jalan ini merupakan satu-satunya akses darat menuju Dusun Telayar. Kalau sampai putus, warga terpaksa harus menggunakan jalur air dengan waktu tempuh yang jauh lebih lama,” ungkap Iptu Imran. Pasca-upaya pemadaman awal, petugas gabungan secara berkelanjutan terus melakukan tahap pendinginan dan pemantauan visual di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api di lahan gambut yang berpotensi kembali menyala. Baca Juga: Cek Lahan Terbakar di Sanggau, Kapolsek Tayan Hilir: Pencegahan Karhutla Lebih Penting dari Penindakan Menyikapi rentetan kejadian karhutla di Mempawah Timur ini, pihak kepolisian secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar secara sembarangan. Tindakan preventif ini ditekankan guna mencegah kerugian ekonomi, kerusakan infrastruktur, dan gangguan kesehatan akibat kabut asap yang merugikan banyak pihak. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK