faktakalbar

Karhutla Mempawah Telan Korban Jiwa, Lansia di Desa Galang Meninggal Akibat ISPA

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 February 2026 📖 2 menit
Karhutla Mempawah Telan Korban Jiwa, Lansia di Desa Galang Meninggal Akibat ISPA
Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Bencana kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di wilayah Kabupaten Mempawah telan korban jiwa. Seorang warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan serius atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Baca Juga: Karhutla di Mempawah Meluas, Api Lahap Kios Warga Desa Galang Kondisi fatal ini diduga kuat dipicu oleh paparan Dampak Asap Karhutla yang pekat di wilayah tersebut. Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan informasi duka tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa korban meninggal adalah seorang wanita lanjut usia bernama Pusani (67), yang berdomisili di RT 04/RW 02, Desa Galang. Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh. Saat itu, korban datang dengan keluhan sesak napas yang berat. Berdasarkan pemeriksaan awal, sesak napas yang dialami korban merupakan reaksi dari asap tebal yang menyelimuti desa akibat kebakaran lahan. Baca Juga: Akibat Kabut Asap Karhutla di Desa Galang Mempawah, Tiga Warga Dilarikan ke Puskesmas Mengingat kondisi korban yang terus memburuk, pihak Puskesmas memutuskan untuk merujuk Pusani ke rumah sakit yang lebih besar guna mendapatkan perawatan intensif. “Dari Puskesmas, korban akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soedarso Pontianak untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Namun, almarhum menghembuskan napas terakhir pada sore harinya,” beber Kapolsek Sungai Pinyuh. AKP Setyadi menambahkan detail waktu kematian korban setelah dirinya melakukan kunjungan takziah ke rumah duka. “Korban meninggal dunia di RSUD dr Soedarso Pontianak pada hari ini (Senin 9/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB,” terang Setyadi. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh untuk menelusuri riwayat kesehatan korban. Diketahui, kondisi korban semakin rentan karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta. “Menurut pihak Puskesmas, korban ini juga memiliki penyakit bawaan yakni asma dan batuk,” ujarnya. Situasi di Desa Galang saat ini masih memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah warga lain juga dilaporkan mengalami gejala ISPA dan telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat. Asap tebal masih terlihat menyelimuti sejumlah titik jalan raya dan permukiman warga. Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Karhutla di Desa Galang yang Hanguskan 10 Hektare Lahan Menyikapi jatuhnya korban jiwa akibat Dampak Asap Karhutla ini, Kapolsek Setyadi mengimbau masyarakat Desa Galang dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menyarankan langkah evakuasi mandiri jika kualitas udara di lingkungan tempat tinggal sudah membahayakan kesehatan. "Saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan sebaran karhutla di Desa Galang dan sekitarnya. Kami juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat agar karhutla ini bisa segera diatasi," pungkasnya. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK