Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Berujung Perkelahian Berakhir Damai
KUBU RAYA- Damai itu indah, kalimat singkat tetapi mempunyai arti yang sangat mendalam. Selasa (4/6) pukul 17.30 wib bertempat di Mapolres Kubu Raya telah dilakukan perdamaian / diselesaikan secara kekeluargaan dari sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang berujung perkelahian.
Dalam waktu sekitar 2 bulan , akhirnya mediasi yang diberikan oleh penyidik Polres Kubu Raya berakhir dengan baik. Pihak pelapor ( Antonio) menerima permintaan maaf dari pihak terlapor (Mat Ali Chandra ) . Beberapa persyaratan yang diminta pihak pelapor , yakni berita media baik online dan media cetak dibuat sesuai permintaan pelapor , begitu juga biaya pengobatan sebesar 40 juta dari 70 juta yang diminta .
Kesepakan perdamaian ini kemudian dituangkan dalam surat yang ditandatangani kedua belah pihak diatas materai serta juga ditandatangani saksi dari kedua belah pihak.
Sesuai kesepakatan bahwa dengan perdamaian ini , maka pihak pelapor mencabut laporannya di Polres Kubu Raya , dan kasus dianggap selesai.
Penyidik Polres Kubu Raya , Sirait mengatakan bahwa dengan kesepakatan perdamaian tersebut dan pencabutan laporan maka kasus dianggap selesai .
Sambil bercanda Sirait mengingatkan kepada terlapor, Ali untuk bisa mengontrol emosi. Terlapor Ali sambil menyalami semua yang hadir memohon maaf karena telah merepotkan semua pihak , terutama pelapor Antonio.
Bruder Stephanus Paiman OFMCap secara pribadi sekaligus Ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) yang menjadi salah seorang saksi dalam perdamaian tersebut mengatakan bersyukur bahwa kasus dapat terselesaikan dengan baik oleh kedua belah pihak.
"Terima kasih kepada penyidik Polres Kubu Raya yang telah memfasilitasi dan memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melakukan mediasi mencari solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak. Juga kepada Tim Kuasa Hukum yang ditunjuk oleh FRKP khususnya Dominikus Arif,SH.,MH serta Ande Yone,SH.MH yang dalam suasana duka tetap meluangkan waktu untuk bertemu dengan Yosep yang mewakili Antonio. Juga kepada para sahabat FRKP yang telah urunan membantu meringankan biaya pengobatan Antonio. Syukurlah semua tuntas dan tidak ada keberatan dari kedua belah pihak. Damai itu indah,". Tutup pria plontos bertato dikepala sambil tersenyum. (rfk/*r)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.