Kayong Utara Bersiap Jadi Tuan Rumah Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA -
Kabupaten Kayong Utara bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan keagamaan skala regional.
Paroki Emanuel Sukadana
dijadwalkan akan menyelenggarakan agenda Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat dalam beberapa bulan ke depan, yang akan melibatkan ratusan peserta lintas kabupaten.
Baca Juga:
Kunjungi Paroki Emanuel Sukadana, Wagub Kalbar Perkuat Pesan Toleransi Beragama
Kesiapan tersebut disampaikan secara langsung oleh Pastor Paroki Emanuel Sukadana, Yohanis Sedik, di sela-sela agenda diskusi bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di Pastoran Emanuel, Desa Sutera, Kayong Utara, pada Sabtu (7/3/2026).
Pastor Yohanis Sedik menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan iman dan persaudaraan lintas wilayah tersebut akan diikuti oleh ratusan pemuda Katolik yang berasal dari berbagai paroki di wilayah dekanat barat Provinsi Kalimantan Barat.
“Beberapa bulan ke depan akan ada kegiatan Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat yang diikuti sekitar 200 orang peserta dari beberapa paroki, termasuk Paroki Sukadana, Kendawangan, dan paroki lainnya,” ungkapnya di hadapan jajaran pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan strategis tersebut, pihak paroki juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembinaan umat beragama di daerah melalui kunjungan Wakil Gubernur beserta rombongan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur yang telah berkenan hadir dan bertemu dengan kami di sini,” ucapnya.
Pelaksanaan agenda keagamaan tingkat regional di Kayong Utara ini mendapat dukungan penuh berkat iklim sosial masyarakatnya yang sangat toleran. Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, yang turut hadir dalam kegiatan diskusi tersebut, memastikan bahwa kondisi kerukunan antarumat beragama di wilayahnya hingga detik ini berjalan dengan sangat baik dan kondusif.
“Di Kabupaten Kayong Utara ini kehidupan antarumat beragama sangat kondusif. Sampai saat ini belum pernah terjadi gesekan antarumat beragama. Ini menjadi modal penting bagi kami dalam membangun daerah,” katanya.
Iklim yang kondusif ini, menurut Amru, menjadi jaminan keamanan dan kenyamanan bagi setiap kegiatan keagamaan masyarakat, termasuk rencana pertemuan ratusan pemuda Katolik mendatang yang akan dipusatkan di Kayong Utara.
Baca Juga:
Wabup Amru: Kerukunan Umat Beragama Jadi Pondasi Utama Pembangunan
Wakil Bupati menaruh harapan besar agar keharmonisan tersebut terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Kami berharap seluruh masyarakat terus menjaga kondisi yang baik ini. Perbedaan agama dan suku bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun daerah bersama-sama,” tutupnya.
Sinergi yang erat antara tokoh agama dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat menyukseskan pelaksanaan agenda kepemudaan Katolik tersebut, sekaligus terus merawat nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini terjaga dengan baik di pesisir Kalimantan Barat.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.