faktakalbar

7 Kebiasaan Digital Sebelum Tidur yang Bikin Susah Istirahat, Hindari Scrolling Media Sosial

Penulis: Dimas Monday, 03 November 2025 📖 3 menit
7 Kebiasaan Digital Sebelum Tidur yang Bikin Susah Istirahat, Hindari Scrolling Media Sosial
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Pernah merasa sulit tidur meski sudah berbaring lama sambil memegang ponsel? Bisa jadi penyebabnya bukan hanya stres, tetapi Kebiasaan Digital Sebelum Tidur yang tanpa sadar Anda lakukan setiap malam. Mulai dari doomscrolling media sosial, menonton video terlalu lama, sampai mengecek notifikasi kerja di jam istirahat. Semua itu bisa membuat otak tetap aktif dan sulit beristirahat. Di era serba digital ini, rutinitas malam yang seharusnya menjadi waktu tenang justru berubah menjadi momen paling sibuk secara mental. Padahal, tidur berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan fokus keesokan harinya. Nah, berikut ini 7 kebiasaan digital sebelum tidur yang diam-diam bikin Anda susah istirahat, sekaligus menjadi panduan Cara Mengatasi Susah Tidur Karena HP. Baca Juga: Kenapa E-mail Masuk Spam di Gmail? Cek 5 Penyebabnya dari Pesan Kosong hingga Pengirim Palsu Kebiasaan Digital yang Merusak Kualitas Tidur 1. Terlalu Lama Scroll Media Sosial Aktivitas menggulir layar tanpa henti membuat otak terus menerima rangsangan visual dan informasi baru. Akibatnya, otak tidak mendapatkan sinyal bahwa waktunya beristirahat. Selain itu, notifikasi, komentar, atau pesan pribadi bisa memicu emosi (senang, cemas, atau penasaran) yang membuat tubuh terjaga lebih lama. Solusi: Hentikan aktivitas media sosial setidaknya 30–60 menit sebelum tidur. 2. Membalas E-mail Kerja di Malam Hari Membuka atau membalas e-mail kerja di malam hari dapat mengaburkan batas waktu profesional dan pribadi. Aktivitas ini meningkatkan stres dan membuat otak terus aktif memikirkan pekerjaan. Akibatnya, Anda sulit rileks, dan dalam jangka panjang, dapat memicu rasa lelah dan burnout . Solusi: Mulailah membatasi diri dengan tidak membuka e-mail kerja setelah jam tertentu di malam hari. 3. Menonton Video atau Streaming di Tempat Tidur Layar ponsel memancarkan cahaya biru yang menekan produksi melatonin, hormon yang berperan mengatur siklus tidur. Selain itu, konten video yang menarik justru membuat otak tetap terstimulasi. Solusi: Jika ingin menonton, sebaiknya lakukan satu jam sebelum tidur dan batasi durasi. 4. Bermain Game di Ponsel Sebelum Tidur Bermain game yang memerlukan fokus tinggi atau menimbulkan ketegangan dapat meningkatkan kadar adrenalin. Baca Juga: Waspada! 4 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Biang Keladi Masuk Angin Kondisi ini membuat pikiran sulit menenangkan diri, sehingga Anda kesulitan tidur lebih cepat. Solusi: Ganti aktivitas bermain game dengan hal yang lebih menenangkan seperti journaling ringan atau meditasi singkat. 5. Menggunakan Ponsel sebagai Alarm Menggunakan ponsel sebagai alarm sering kali membawa masalah baru: Anda tergoda membuka aplikasi lain setelah mematikan atau mengatur alarm. Selain itu, meletakkan ponsel di dekat kepala meningkatkan paparan cahaya dan suara notifikasi yang mengganggu. Solusi: Gunakan jam alarm manual di meja samping tempat tidur untuk membatasi kontak dengan ponsel. 6. Browsing Tanpa Tujuan Sebelum Tidur Kebiasaan menjelajahi internet tanpa arah menjelang tidur bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Otak terus terpapar informasi baru dan kelelahan ( information overload ), sehingga sulit merasa mengantuk. Solusi: Tetapkan batas waktu penggunaan ponsel di malam hari dan hindari membuka browser tanpa tujuan. 7. Rangsangan Visual dan Suara yang Mengganggu Rangsangan visual dan suara yang intens dari ponsel, bahkan notifikasi kecil, dapat menunda reaksi alami tubuh untuk beristirahat. Baca Juga: Detoks Digital: 4 Alasan Melepas HP Sejenak Membuat Hidup Lebih Bahagia Mengabaikan sinyal ini dapat mengacaukan ritme sirkadian. Solusi: Aktifkan mode "Do Not Disturb" atau mode senyap dan jauhkan ponsel dari jangkauan tangan saat berbaring. Dengan menerapkan Cara Mengatasi Susah Tidur Karena HP ini, Anda dapat membantu tubuh untuk log out dari dunia digital dan memulihkan energi secara maksimal. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK