faktakalbar

Kecanduan Mengunyah Es Batu? Waspada, Itu Gejala Anemia, Bukan Penyebabnya!

Penulis: Redaksi Friday, 31 October 2025 📖 2 menit
Kecanduan Mengunyah Es Batu? Waspada, Itu Gejala Anemia, Bukan Penyebabnya!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Kebiasaan mengunyah es batu, atau yang secara medis dikenal sebagai pagophagia , adalah fenomena yang cukup umum dijumpai. Sebagian orang melakukannya untuk menyegarkan diri, sementara yang lain merasa itu adalah kebiasaan yang sulit dihentikan. Di tengah kebiasaan ini, muncul pertanyaan: Benarkah mengunyah es batu bisa menyebabkan anemia? Jawabannya adalah mitos. Baca Juga:  Pilihan Sehat! 8 Makanan Penambah Darah Anemia, Efektif Tingkatkan Kadar Hemoglobin Mengunyah es batu tidak menyebabkan anemia. Faktanya, hubungan antara keduanya justru terbalik. Keinginan kuat dan terus-menerus untuk mengunyah es batu sering kali merupakan gejala atau tanda dari kondisi medis yang mendasarinya, paling sering adalah anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi adalah kondisi di mana tubuh kekurangan zat besi, yang penting untuk memproduksi hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Mengapa Anemia Memicu Keinginan Mengunyah Es? Meskipun hubungan pastinya masih diteliti, ada beberapa teori mengapa penderita anemia defisiensi besi sering mengalami pagophagia . Salah satu teori populer adalah bahwa mengunyah es batu membantu meredakan peradangan di mulut (glossitis), yang bisa menjadi salah satu gejala anemia. Lidah atau mulut yang meradang atau bengkak dapat terasa lebih nyaman saat terkena suhu dingin dari es. Teori lain menunjukkan bahwa mengunyah es dapat memicu efek pada pembuluh darah, yang untuk sementara meningkatkan aliran darah (dan oksigen) ke otak. Ini dapat membantu penderita anemia merasa lebih waspada atau fokus, mengingat kelelahan adalah gejala utama dari kekurangan zat besi. Bukan Kebiasaan Sepele Meskipun es batu sendiri tampak tidak berbahaya, kebiasaan mengunyahnya secara kompulsif dapat menimbulkan masalah lain, terutama kerusakan gigi. Tekstur es yang keras dapat merusak enamel gigi, menyebabkan gigi retak, atau merusak tambalan dan kawat gigi. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal memiliki keinginan kuat untuk mengunyah es batu secara teratur, ini bukanlah kebiasaan yang boleh diabaikan. Langkah terbaik adalah segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat melakukan tes darah sederhana untuk memeriksa kadar zat besi dan hemoglobin Anda. Jika terdiagnosis anemia, pengobatan biasanya melibatkan suplemen zat besi dan perubahan pola makan untuk mengatasi akar masalahnya. Baca Juga:  Diantaranya Cegah Anemia, Ini Khasiat Konsumsi Kacang Merah untuk Ibu Hamil (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK