faktakalbar

Kecewa dengan Istri, Sandi Gantung dan Sundut Rokok Anak Kandung Usia Balita

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 August 2024 📖 1 menit
Kecewa dengan Istri, Sandi Gantung dan Sundut Rokok Anak Kandung Usia Balita
FAKTAKALBAR, PINRANG – Kejam. Mungkin itu kata yang layak disematkan kepada Sandi (25). Lantaran kecewa dengan istrinya, Sandi tega menyiksa anak kandungnya yang berusia 1 tahun selama 16 jam. Kejadian ini berlangsung di Desa Massulowalie, Kecamatan Mattiro Sompe, dan berakhir dengan intervensi polisi pada Senin pagi (5/8). Pada Minggu malam (4/8) pukul 19.00 WITA, Sandi merekam aksi kekerasannya terhadap sang anak dan video tersebut kemudian beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat Sandi menggantung anaknya dan mengancam akan membunuhnya. Sang anak terlihat menangis tanpa henti dalam kondisi tergantung. Akun Twitter @glowingbgt mengungkapkan bahwa selain disekap dan digantung, anak tersebut juga disundut rokok oleh ayahnya. “Kejadian di Pinrang (Digantung, ditendang, disundut roko, disekap 16 jam tanpa makan/susu),” tulis akun tersebut. Setelah video penyiksaan itu viral, polisi bersama warga setempat segera melakukan upaya evakuasi. Proses penyelamatan ini berlangsung selama 16 jam dan berakhir pada pukul 10 pagi keesokan harinya. “Selama 16 jam pelaku menyandera anaknya, mulai jam 7 malam sampai 10 pagi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Andi Reza Pahlawan. Korban yang masih dalam kondisi trauma langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kapolres Pinrang AKBP Andiko Wicaksono terlihat dalam video menggendong bayi yang diselamatkan dari tangan pelaku. “Alhamdulillah anaknya selamat,” kata Iptu Andi Reza Pahlawan. Pelaku Sandi ditangkap di rumahnya setelah negosiasi yang alot dengan polisi. Dia terlihat meronta dan menangis saat ditangkap, bahkan mencoba melawan sebelum akhirnya digiring ke Mapolres Pinrang untuk penyelidikan lebih lanjut. Menurut keterangan polisi, motif sementara dari tindakan kejam Sandi adalah kekesalan terhadap mantan istrinya dan keluarga mantan istrinya, mengingat mereka telah pisah ranjang selama hampir setahun. “Pelaku mengaku kesal terhadap istrinya dan keluarga istrinya,” papar Iptu Andi Reza. Polisi kini fokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk memahami latar belakang tindakan pelaku dan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (ro)
Tag: #Pinrang

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK