Kejar Target Air Bersih hingga Irigasi, Romi Wijaya Gandeng BWS Kalimantan I Kebut 3 Poin Vital
Faktakalbar.id, SUKADANA -
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU)
tidak main-main dalam menuntaskan persoalan dasar warganya.
Bupati
Kayong Utara
,
Romi Wijaya
, mengambil langkah strategis dengan menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I untuk mengakselerasi tiga pilar infrastruktur air utama, Senin (08/12/25).
Baca Juga:
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kayong Utara, Nahkoda Speedboat Ditegaskan Jangan Nekat Berlayar
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Bupati tersebut, Romi didampingi Wakil Bupati Amru Chanwari berdiskusi intensif dengan Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid.
Fokus pembicaraan mengerucut pada tiga kebutuhan mendesak: penyediaan air baku, rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, dan pengamanan pantai dari abrasi.
“Kami meminta Dinas PUPR, Pertanian, dan Baperrida untuk intens berkoordinasi dengan BWS Kalimantan I dalam rangka mengusulkan kebutuhan infrastruktur tiga hal ini, yang semuanya melalui aplikasi SIPURI,”
tegas Romi.
Romi menekankan bahwa era pengajuan proyek "asal jadi" sudah lewat.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Polisi dan Dishub Perketat Izin Layar Speedboat
Ia menuntut jajarannya untuk bekerja dengan pendekatan teknokratis yang berbasis data riil di lapangan.
Hal ini penting agar setiap rupiah anggaran yang turun dari pusat benar-benar tepat sasaran dan solutif.
“Mudah-mudahan ini menjadi prioritas. Kami ingin mendorong dan menguatkan Balai supaya lebih berdaya. Yang utama adalah aspek teknokratis berbasis data riil di lapangan,”
tambahnya.
Baca Juga:
Sinergi antara Pemkab KKU dan BWS ini diharapkan menjadi kunci untuk membuka keran pembangunan yang sempat tersendat.
Romi optimistis, dengan perencanaan matang, masalah klasik seperti krisis air bersih saat kemarau atau gagal panen akibat irigasi rusak dapat diminimalisir.
"Semua ini pada akhirnya untuk masyarakat Kayong Utara,"
pungkas Romi menutup pertemuan.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.