Kejar Tayang Akhir Tahun, Ria Norsan Instruksikan Proyek Jembatan Kakap Dikebut Siang-Malam
Faktakalbar.id, KUBU RAYA -
Waktu yang tersisa di tahun 2025 kian menipis, namun komitmen penyelesaian infrastruktur tidak boleh kendor.
Gubernur
Kalimantan Barat
,
Ria Norsan
, memberikan instruksi tegas terkait pembangunan
Jembatan Sungai Kakap
di
Kabupaten Kubu Raya
.
Ia meminta pelaksana proyek untuk bekerja ekstra keras, bahkan jika perlu menerapkan sistem kerja lembur (
shift
) siang dan malam, demi memastikan jembatan tersebut rampung pada akhir Desember 2025.
Baca Juga:
Tuan Rumah Pertemuan Rektor se-Indonesia, Ria Norsan Tantang Kampus Jadi ‘Pabrik’ Inovasi
Hal ini ditegaskan Norsan saat meninjau langsung progres penggantian jembatan vital tersebut bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalbar, Senin (24/11/25).
Jembatan yang menelan anggaran kontrak sebesar Rp 8 miliar ini bukan sekadar perbaikan kosmetik.
Proyek ini merupakan pembangunan ulang total (
total reconstruction
) menggunakan teknologi modern
Steel Girder
(Gelagar Baja).
Fondasinya pun diperkuat dengan tiang pancang
spun pile
berdiameter 50 cm untuk menjamin keamanan jangka panjang.
Baca Juga:
Tolak Dipuji Berlebih, Sujiwo: Bangun Jalan Punggur Kecil Itu Kewajiban, Bukan Prestasi
“Hari ini kita melakukan peninjauan Jembatan Sungai Kakap yang akan dibongkar untuk dibangun kembali. Jembatan ini akan menggunakan konstruksi girder serta tiang pancang spun pile berdiameter 50 cm. Mudah-mudahan dengan pembangunan ini, lalu lintas masyarakat semakin lancar,”
ujar Norsan di lokasi proyek.
Menyadari sempitnya waktu pengerjaan, Gubernur tidak ingin ada alasan keterlambatan. Ia telah berkoordinasi intensif dengan kontraktor pelaksana agar percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengorbankan kualitas struktur.
“Target tetap akhir Desember. Kita sudah diskusikan agar pekerjaan dilakukan secara maksimal, bila perlu menggunakan sistem shift siang dan malam,”
tegasnya memberikan ultimatum.
Penyelesaian jembatan ini sangat dinanti masyarakat Kecamatan Sungai Kakap.
Kehadiran jembatan baru yang representatif diharapkan mampu mendongkrak kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga yang selama ini terkendala kondisi infrastruktur lama yang rusak.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.