faktakalbar

Kejar Target Layanan 100 Persen, PDAM Pontianak Perkuat Mitigasi Risiko dari Hulu ke Hilir

Penulis: Redaksi Thursday, 22 January 2026 📖 1 menit
Kejar Target Layanan 100 Persen, PDAM Pontianak Perkuat Mitigasi Risiko dari Hulu ke Hilir
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Pontianak terus berbenah diri untuk memastikan ketersediaan air bersih yang stabil bagi warga kota. Langkah strategis terbaru yang diambil adalah memperkuat sistem manajemen risiko guna mengantisipasi gangguan layanan sejak dini. Direktur Utama PDAM Tirta Khatulistiwa, Abdullah, menegaskan bahwa penguatan ini dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Selasa (20/1/2026). Menurutnya, langkah ini vital mengingat PDAM memegang peran strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Pontianak. Baca Juga:  Distribusi Air di Pontianak Sempat Terganggu, Perumda Tirta Khatulistiwa Lakukan Pengurasan IPA 4 Imam Bonjol Mitigasi Jalur Sungai Kapuas dan Landak Abdullah menjelaskan bahwa rantai pasok air bersih di Pontianak memiliki tantangan tersendiri karena sangat bergantung pada kondisi alam. Sumber air baku berasal dari Sungai Kapuas dan Sungai Landak, yang kemudian harus melewati proses pengolahan bertahap mulai dari pemisahan blok instalasi, sedimentasi, hingga filtrasi sebelum akhirnya mengalir ke keran pelanggan. "Dengan adanya FGD ini kami mengharapkan bimbingan dan arahan supaya hal-hal yang tidak kita inginkan itu bisa dihindari dan bisa diantisipasi," ujar Abdullah. Sasar Pelanggan Pasif Demi Target 100 Persen Selain aspek teknis, penguatan manajemen risiko ini juga bertujuan untuk memuluskan target ambisius perusahaan. Abdullah menyebutkan bahwa Wali Kota Pontianak selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) telah memberikan mandat agar cakupan layanan air bersih bisa mencapai 100 persen. Untuk merealisasikan target tersebut, manajemen PDAM kini gencar melakukan penyisiran data pelanggan. Strateginya tidak hanya mencari pelanggan baru, tetapi juga "menghidupkan kembali" pelanggan lama yang statusnya kini tidak aktif. "Kami berusaha mencari pelanggan-pelanggan yang pasif. Yang pasif dalam arti dulu pernah jadi pelanggan, namun sekarang sudah tidak aktif lagi," pungkas Abdullah. Baca Juga:  Tagihan Air Melonjak? PDAM Tirta Khatulistiwa Bagikan 9 Tips Jitu Hemat Pemakaian (Nala)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK