faktakalbar

Penyebab Kekalahan AC Milan dari Napoli di Piala Super Italia: Adrien Rabiot Soroti Lini Pertahanan

Penulis: Dimas Saturday, 20 December 2025 📖 2 menit
Penyebab Kekalahan AC Milan dari Napoli di Piala Super Italia: Adrien Rabiot Soroti Lini Pertahanan
Faktakalbar.id, OLAHRAGA - AC Milan dipastikan gagal melaju ke babak final Piala Super Italia usai menelan kekalahan pahit. Rossoneri menyerah 0-2 saat menghadapi Napoli pada laga semifinal yang berlangsung di King Saud University Stadium. Pertandingan yang digelar pada Jumat (19/12/2025) dini hari WIB ini menjadi sorotan bagi sang gelandang, Adrien Rabiot. Dalam laga tersebut, gol dari David Neres dan Rasmus Hojlund memastikan kemenangan bagi Il Partenopei . Kekalahan AC Milan dari Napoli ini mengungkap masalah klasik yang sedang dihadapi tim asuhan Paulo Fonseca. Sepanjang pertandingan, Milan tampak kesulitan menahan tekanan agresif dan membongkar pertahanan rapat sang lawan. Adrien Rabiot secara jujur mengakui bahwa timnya memiliki masalah serius dalam organisasi permainan. Menurutnya, Napoli tampil jauh lebih berbahaya saat memegang bola dibandingkan dengan skuad Milan malam itu. Baca Juga: Hasil Napoli vs Milan di Piala Super Italia: Neres dan Hojlund Bawa Pasukan Conte ke Babak Final Pertahanan Rapuh Jadi Sorotan Utama Gelandang asal Prancis tersebut menyadari bahwa AC Milan kurang rapat dalam menjaga area pertahanan. Masalah ini sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa laga terakhir di Serie A. Milan tercatat masing-masing kebobolan dua gol saat melawan Torino dan Sassuolo. Berikut adalah poin-poin penting dari Komentar Adrien Rabiot setelah pertandingan: Tim harus menemukan kembali permainan yang rapat dan solid di lini belakang. AC Milan terlalu banyak memberikan peluang matang kepada pihak lawan. Lini pertahanan dianggap terlalu "tipis" dan mudah ditembus oleh penyerang Napoli. Penyelesaian akhir di lini depan dianggap kurang optimal karena minimnya peluang yang tercipta. "Kami harus menemukan kembali permainan yang rapat dan solid. Kami memberikan lawan terlalu banyak peluang dan kebobolan terlalu sering," ujar Rabiot seperti dikutip dari Football Italia . Harapan Bangkit dari Keterpurukan Rabiot menegaskan bahwa dalam partai penting seperti semifinal, tim tidak akan mendapatkan banyak peluang mencetak gol. Baca Juga: Hasil Liga Italia: Cremonese Imbang 1-1 Kontra Udinese, Gol Terracciano Dibalas Nicolo Zaniolo Oleh karena itu, efisiensi serangan menjadi kunci yang gagal mereka tunjukkan. Tersingkir dari turnamen ini diakui Rabiot sebagai hal yang sangat menyakitkan bagi seluruh anggota tim. "Secara pertahanan, kami agak tipis. Sekarang kami harus kembali ke trek," tambahnya lagi. Pasca Kekalahan AC Milan dari Napoli, skuat Rossoneri kini dituntut untuk segera melakukan evaluasi total. Fokus mereka kini beralih sepenuhnya ke kompetisi liga untuk memperbaiki posisi di klasemen. Manajemen Milan diharapkan dapat merespons masalah pertahanan ini sebelum bursa transfer musim dingin ditutup. Tanpa perbaikan yang nyata, ambisi untuk meraih trofi di musim 2025/2026 akan semakin sulit terwujud bagi klub asal kota mode tersebut. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK