Kelola Air Bersih Lewat Skema Investasi Swasta, Perumdam Tirta Khatulistiwa Jadi Rujukan PDAM Jambi
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Langkah
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khatulistiwa
Kota Pontianak
dalam menggandeng pihak ketiga untuk pengembangan layanan kini menjadi rujukan tata kelola bagi daerah lain.
Pada Kamis (5/2/2026), perusahaan daerah tersebut menerima kunjungan studi banding dari rombongan Perumda Air Minum Tirta Mayang, Kota Jambi.
Fokus utama dari lawatan lintas provinsi ini adalah mempelajari secara teknis dan manajerial mengenai implementasi skema kerja sama investasi swasta yang telah lebih dulu dijalankan oleh Perumdam Tirta Khatulistiwa.
Rombongan delegasi dari Kota Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Administrasi dan Keuangan, Sahat Parulian S., dengan didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas, Ahmad Nazori, serta Sekretaris Dewan Pengawas, Rita Friyani.
Baca Juga:
Evaluasi Layanan Perumdam Tirta Khatulistiwa: Uji Coba IPA Nipah Kuning hingga Insentif Biaya Admin
Ketiganya berupaya membedah bagaimana operasional pelayanan air minum dilakukan ketika tata kelola aset publik bersinggungan langsung dengan pemodal swasta.
Bagi perusahaan umum daerah penyedia air minum yang kerap terbentur keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pelibatan investasi swasta atau
public-private partnership
sering kali menjadi jalan pintas rasional.
Skema ini memungkinkan BUMD membiayai pembangunan infrastruktur pengolahan air yang padat modal tanpa membebani kas daerah secara langsung.
Pihak Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi berencana mereplikasi dan mengadopsi skema serupa guna merealisasikan pembangunan fasilitas pelayanan air di wilayah mereka.
Pengalaman empiris dari Pontianak diharapkan dapat menjadi cetak biru bagi Jambi untuk meminimalisasi risiko kegagalan kontrak kerja sama, sekaligus memastikan bahwa masuknya arus modal swasta tidak mengorbankan fungsi sosial BUMD dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Perumda Tirta Khatulistiwa Gelar FGD Manajemen Risiko
(Mira)
Tag:
#Perumdam Tirta Khatulistiwa
#PDAM Jambi
#investasi swasta
#studi banding
#public-private partnership
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.