Kemarau Panjang Picu Karhutla di Sungai Ambawang, Warga Duga Ada Unsur Kesengajaan
Faktakalbar.id - Musim kemarau panjang memicu kebakaran lahan dan perkebunan warga di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, selama dua pekan berturut-turut.
Faktakalbar.id - Musim kemarau panjang memicu kebakaran lahan dan perkebunan warga di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, selama dua pekan berturut-turut.
Kondisi tanah dan vegetasi semak yang sangat kering mempercepat penjalaran api ke area perkebunan produktif milik masyarakat desa.
Warga menduga insiden kebakaran belasan hari tersebut tidak hanya dipicu cuaca ekstrem, melainkan ada peran oknum yang sengaja membakar lahan.
"Kalau memang ada yang sengaja membakar, tentu sangat merugikan masyarakat karena api bisa semakin meluas," ujar warga setempat, Umam.
Dugaan kelalaian manusia seperti pembuangan puntung rokok sembarangan juga menjadi sorotan warga di tengah kondisi lahan yang sangat rawan.
"Belum diketahui siapa pelakunya. Bisa saja sengaja, tapi bisa juga karena kelalaian," ujar warga lainnya, Hadi.
Hadi menambahkan bahwa tingkat kekeringan lahan saat kemarau membuat material vegetasi di Desa Suka Maju sangat mudah tersulut.
"Musim kemarau panjang membuat lahan sangat mudah terbakar. Hal sepele saja bisa memicu api," katanya.
Proses pemadaman di lokasi terus diupayakan oleh jajaran Polsek Sungai Ambawang, otoritas desa, PT BPK, serta swadaya masyarakat.
Kebakaran tersebut berdampak langsung pada terganggunya aktivitas harian serta penurunan kualitas udara di pemukiman sekitar.
"Semoga segera teratasi dan kondisi kembali seperti semula. Kebakaran ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari," kata seorang warga, Iwan.
Masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas penyebab kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.