faktakalbar

Kemendagri dan BPS Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem serta Lonjakan Harga Cabai Rawit

Penulis: Redaksi Tuesday, 23 December 2025 📖 1 menit
Kemendagri dan BPS Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem serta Lonjakan Harga Cabai Rawit
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) memberikan peringatan serius kepada seluruh pemerintah daerah terkait potensi gangguan distribusi pangan di akhir tahun. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menekankan bahwa faktor cuaca dapat menjadi pemicu utama kenaikan harga kebutuhan pokok. Baca Juga: Stok Aman Jelang Nataru, Ria Norsan Soroti Kenaikan Harga Cabai dan Bawang di Sintang Peringatan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang dihadiri oleh jajaran Pemprov Kalimantan Barat secara virtual, Senin (22/12/2025). Tomsi meminta kepala daerah untuk memantau laporan cuaca secara berkala. “Saya minta seluruh kepala daerah terus memonitor laporan prakiraan cuaca. Cuaca ekstrem dapat berdampak pada banjir, longsor, hingga terputusnya akses jalan dan jembatan, yang pada akhirnya memengaruhi distribusi dan harga bahan pokok,” kata Tomsi Tohir. Kesiapsiagaan infrastruktur dan peralatan di lapangan menjadi kunci untuk meminimalkan gangguan distribusi tersebut. Selain faktor cuaca, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya tren kenaikan harga pada komoditas tertentu secara nasional. Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Ponco Adi Putranto, mengungkapkan bahwa kelompok makanan menjadi penyumbang inflasi terbesar setiap bulan Desember. Data terbaru hingga minggu ketiga Desember 2025 menunjukkan lonjakan signifikan pada beberapa komoditas. “Hingga minggu ketiga Desember 2025, tercatat 37 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Komoditas utama pendorong kenaikan antara lain cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan minyak goreng,” jelas Windhiarso. BPS menyoroti secara khusus harga cabai rawit yang mengalami lonjakan tajam. Baca Juga: Sidak Pasar Kembayan: Warga Keluhkan Sulit Dapat Gas 3 Kg, Harga Cabai Ikut Naik Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk segera melakukan intervensi pasar guna menekan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut. “Khusus cabai rawit, harga secara nasional meningkat signifikan hingga 52,86 persen dibandingkan November 2025 dan telah melampaui harga acuan,” tambahnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK