Menakutkan Tapi Nagih, Inilah Alasan Psikologis Kenapa Kita Kecanduan Nonton Horor
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Pernahkah Anda merasa ketakutan setengah mati, menutup mata dengan bantal, namun tetap mengintip lewat celah jari saat menonton
film horor
? Fenomena ini sering kali terasa
kontradiktif
.
Secara logika, manusia seharusnya menghindari hal-hal yang memicu rasa takut atau terancam.
Namun, industri film horor justru terus berkembang karena peminatnya yang tidak pernah surut, bahkan banyak yang mengaku kecanduan.
Ternyata, ada alasan ilmiah dan psikologis di balik kegemaran kita memacu adrenalin melalui layar kaca.
Baca Juga:
Suka Merinding? Ini 5 Hal Menyenangkan yang Kamu Dapatkan dari Nonton Film Horor
Rasa takut yang terkendali memberikan sensasi unik yang tidak didapatkan dari genre film lainnya.
Berikut adalah beberapa alasan kenapa kita bisa kecanduan menonton film horor:
1. Sensasi
Adrenaline Rush
Saat menonton adegan yang mencekam, otak mengirimkan sinyal bahaya yang memicu pelepasan hormon adrenalin, kortisol, dan dopamin.
Kondisi ini membuat detak jantung meningkat dan indra menjadi lebih tajam.
Bagi banyak orang, sensasi "terkejut" atau
jumpscare
memberikan lonjakan energi yang serupa dengan menaiki
roller coaster
.
Perasaan senang yang muncul setelah rasa takut mereda inilah yang sering kali membuat penonton ingin merasakannya lagi dan lagi.
2. Teori Transfer Eksitasi
Secara psikologis, ada yang disebut dengan
Excitation Transfer Theory
.
Teori ini menjelaskan bahwa perasaan intens (seperti ketakutan) yang dialami selama film berlangsung tidak langsung hilang begitu saja saat film selesai.
Sebaliknya, perasaan itu berubah menjadi rasa lega atau euforia yang luar biasa setelah kita menyadari bahwa diri kita dalam keadaan aman.
Itulah sebabnya, setelah menonton film horor yang sangat menyeramkan, kita sering kali merasa lebih bersemangat atau justru tertawa lepas bersama teman.
3. Katarsis dan Kendali atas Rasa Takut
Film horor bisa menjadi sarana katarsis atau pelepasan emosi yang terpendam. Di dunia nyata, kita mungkin sering merasakan kecemasan yang tidak jelas sumbernya.
Dengan menonton horor, rasa takut tersebut menjadi memiliki wujud dan alasan yang jelas (seperti hantu atau monster).
Menonton hingga film berakhir memberikan rasa puas karena kita merasa telah berhasil "bertahan hidup" dan menghadapi ketakutan tersebut dalam lingkungan yang aman dan terkendali.
4. Rasa Ingin Tahu terhadap Hal Mistis
Manusia memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap hal-hal yang tidak diketahui atau
the unknown
.
Film horor sering kali mengangkat tema-tema tabu, mitos urban, atau sisi gelap manusia yang jarang dibahas secara terbuka.
Keinginan untuk memahami "apa yang terjadi selanjutnya" atau bagaimana cara mengalahkan entitas jahat dalam cerita membuat penonton tetap terpaku pada layar meskipun merasa sangat ketakutan.
Baca Juga:
5 Film Horor Terbaru Indonesia Paling Seram 2026: Nyali Anda Berani?
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.