faktakalbar

Benarkah Kentang Lebih Sehat dari Nasi Putih? Simak 4 Tips Mengolah Kentang untuk Diet

Penulis: Dimas Sunday, 09 November 2025 📖 2 menit
Benarkah Kentang Lebih Sehat dari Nasi Putih? Simak 4 Tips Mengolah Kentang untuk Diet
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh. Nasi dan kentang termasuk dalam kelompok karbohidrat pati yang dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi. Bagi penderita diabetes tipe 2, memilih sumber karbohidrat terbaik sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah. Lantas, apakah kentang bisa menggantikan nasi? Bisakah umbi-umbian ini menjadi pengganti nasi yang lebih sehat, terutama nasi putih? Menurut Kevin Garce, seorang health coach bersertifikat, kentang sebenarnya Kentang Lebih Sehat dari Nasi Putih. Hal ini karena persentase vitamin, mineral, dan serat pada kentang lebih tinggi ketimbang nasi putih. "Nutrisi tambahan tersebut membantu manfaat bagi jantung, pencernaan, usus, dan sistem kekebalan tubuh. Kentang memiliki kalori dan karbohidrat yang lebih sedikit dibandingkan nasi, sehingga lebih baik untuk penurunan berat badan," tulis Garce pada laman Foods For Antiaging . Secara nutrisi, kentang mengandung vitamin A, C, B6, folat, tiamin, riboflavin, niasin, serta mineral penting seperti magnesium, fosfor, dan kalium. Sementara nasi putih mengandung nutrisi yang sama, tetapi dalam persentase yang lebih kecil. Baca Juga: Mitos Minum Air Putih Menghilangkan Jerawat: Dokter Jelaskan Peran Sejati Air untuk Skin Barrier Studi Mendukung Kentang sebagai Pengganti Nasi Sebuah penelitian yang dipaparkan di Medical News Today juga mendukung keunggulan kentang dibanding nasi putih. Peneliti utama, Neda Akhavan dari Universitas Nevada, mengemukakan: Orang yang mengonsumsi kentang panggang mengalami penurunan kadar gula darah puasa, lingkar pinggang, dan detak jantung istirahat yang lebih baik dibanding kelompok yang mengonsumsi nasi putih. Akhavan menjelaskan, nasi putih dan pasta olahan memiliki indeks glikemik yang tinggi karena proses pengolahan yang menghilangkan seratnya. Kedua bahan makanan ini menyebabkan lonjakan gula darah yang tentu kurang ideal bagi penderita diabetes. Untuk jenis beras lain, Akhavan menyebutkan bahwa beras cokelat menawarkan manfaat kesehatan yang lebih baik dibanding nasi putih. Hal itu karena kandungan seratnya lebih tinggi dan nutrisi tetap terjaga, yang dapat menyebabkan kadar gula darah yang lebih stabil dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Baca Juga: Dilarang Minum Es Saat Demam? Ternyata Mitos, Ini Penjelasan Medisnya 4 Tips Mengonsumsi Kentang Agar Tetap Sehat Tidak semua cara mengolah kentang aman dan sehat. Kentang goreng dan keripik kentang yang digoreng mengandung lemak trans dan kalori tinggi yang buruk bagi kesehatan. Agar Kentang Pengganti Nasi Anda tetap sehat, berikut beberapa cara mengolahnya: Panggang Kentang: Cara terbaik mengolah kentang adalah dengan memanggangnya. Kentang panggang kaya akan kalium, vitamin B6, folat, dan serat yang mendukung kesehatan. Hindari Merebus Terlalu Lama: Meskipun merebus lebih baik daripada menggoreng, metode ini dapat mengurangi nilai gizi kentang. Proses perebusan menyebabkan mineral penting seperti kalium larut ke dalam air rebusan, sehingga nutrisinya berkurang. Makan Juga Kulitnya: Kulit kentang mengandung banyak serat dan nutrisi penting. "Jika kulitnya dikupas sebelum merebus kentang, sebagian besar seratnya bisa hilang karena sebagian besar serat terkonsentrasi di dalam atau tepat di bawah kulit," Akhavan mengingatkan. Tambahkan Topping Sehat: Untuk menambah cita rasa dan nutrisi, kamu bisa menambahkan topping sehat seperti Greek yoghurt polos untuk protein, sayuran non-pati untuk serat, protein tanpa lemak (seperti ayam panggang), hingga potongan alpukat sebagai sumber lemak sehat. Jadi, kentang bisa menjadi Kentang Pengganti Nasi yang sangat baik dan menawarkan nutrisi yang lebih lengkap, asalkan Anda menghindari cara memasak yang tidak sehat, seperti menggoreng dan merebus terlalu lama. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK