faktakalbar

Kesbangpol Pontianak Apresiasi Tepelima ke-7, Sebut Inklusi Teman Tuli sebagai Kekuatan Baru

Penulis: Redaksi Friday, 10 April 2026 📖 1 menit
Kesbangpol Pontianak Apresiasi Tepelima ke-7, Sebut Inklusi Teman Tuli sebagai Kekuatan Baru
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Temu Pemuda Lintas Iman (Tepelima) Kalimantan Barat ke-7 yang berlangsung pada 9-12 April 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam merawat keberagaman serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk . Kepala Bidang Kesbangpol Kota Pontianak, Thedy Setia Utama , menyatakan bahwa inisiatif yang dilakukan oleh panitia dan SADAP merupakan upaya penting untuk membangun ruang dialog yang sehat. Ia menekankan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, adalah sebuah kekuatan besar. Baca Juga:  Tepelima Kalbar ke-7: Mempererat Lintas Iman Melalui Isu Lingkungan dan Ruang Inklusif “Kondisi ini merupakan kekuatan yang harus kita jaga bersama, namun di sisi lain kita juga dihadapkan pada berbagai tantangan seperti penyebaran hoax , intoleransi, serta potensi konflik sosial jikalau keberagaman ini tidak kita jaga bersama-sama,” ujar Thedy saat memberikan keterangan di Pontianak, Kamis (9/4/2026). Thedy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi motor penggerak untuk mewujudkan wilayah yang damai dan harmonis. Inklusivitas yang Memperkuat Dialog Salah satu poin yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Pontianak pada penyelenggaraan tahun ini adalah hadirnya aspek inklusivitas. Pelibatan Teman Tuli beserta Juru Bahasa Isyarat (JBI) dalam forum lintas iman tersebut dipandang sebagai kemajuan positif dalam memandang perbedaan. “Dengan kehadiran teman-teman Tuli dan juga Juru Bahasa Isyarat, yang juga ini merupakan salah satu perbedaan juga, yang merupakan kekuatan kita jikalau kita jaga, insyaallah ini menjadi kekuatan bagi kita semua untuk mencapai tujuan kita bersama,” tambahnya. Melalui semangat "Satu dalam Perbedaan", Pemerintah Kota Pontianak berharap kegiatan Tepelima ke-7 ini mampu menginspirasi generasi muda untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga integrasi sosial dan merespons tantangan zaman dengan cara-cara yang inklusif serta penuh toleransi. Baca Juga:  Huruf Kapital yang Berarti Besar: Mengapa Penulisan “Tuli” dan “tuli” Berbeda dalam Berita? (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK