faktakalbar

Ketua Komisi V DPR RI Tinjau Progres Peningkatan Dua Ruas Jalan di Melawi dan Sintang

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 December 2024 📖 1 menit
Ketua Komisi V DPR RI Tinjau Progres Peningkatan Dua Ruas Jalan di Melawi dan Sintang
FAKTA GRUP - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, melakukan kunjungan untuk memantau pengerjaan peningkatan ruas jalan Simpang Nasional-Tiong Keranjik di Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi, dan ruas jalan Simpang Medang-Nanga Mau di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, pada Senin, 23 Desember 2024. Kedua proyek ini merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang ditangani oleh pemerintah pusat. Ruas jalan Simpang Nasional-Tiong Keranjik di Kabupaten Melawi dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 16,7 miliar untuk penanganan sepanjang 2,51 kilometer. Sementara itu, peningkatan ruas jalan Simpang Medang-Nanga Mau di Kabupaten Sintang menghabiskan biaya Rp 25,46 miliar dengan target panjang penanganan 4,32 kilometer. "Progres pekerjaan yang di Melawi mencapai 50 persen, sedangkan di Simpang Medang-Nanga Mau sudah 80 persen. Mudah-mudahan awal Januari selesai," ujar Lasarus. Ia menegaskan, meskipun kedua ruas jalan ini berstatus jalan provinsi, pemerintah pusat dapat melakukan intervensi melalui program Inpres Jalan Daerah yang didanai APBN. "Ini Inpres Jalan Daerah, dan program ini adalah lanjutan dari Inpres tahun sebelumnya. Mudah-mudahan pemerintah pusat tetap mengagendakan program ini di masa pemerintahan Pak Prabowo, karena sangat bermanfaat untuk mendorong percepatan pembangunan jalan daerah," ungkap Lasarus. Sebagai legislator dari PDI-Perjuangan, Lasarus juga menjelaskan bahwa jalan berstatus kabupaten memerlukan perhatian lebih besar. "Untuk jalan nasional, posisi mantap mencapai 97 persen. Tetapi jalan daerah hanya sekitar 60 persen untuk provinsi dan 40 persen untuk kabupaten. Memang untuk jalan kabupaten ini butuh kerja keras. Kalau kita ingin percepatan, perlu campur tangan pemerintah pusat, salah satunya melalui program Inpres Jalan Daerah," pungkasnya.(amb)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK