Kilang RDMP Balikpapan Siap Produksi BBM Ramah Lingkungan Standar Euro V
Faktakalbar.id, BALIKPAPAN –
Wajah
industri energi Indonesia
mengalami transformasi signifikan dengan diresmikannya proyek
Refinery Development Master Plan
(RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh
Presiden Prabowo Subianto
pada Senin (12/1/2026).
Proyek senilai Rp123 triliun ini tidak hanya mengejar kuantitas produksi, tetapi juga peningkatan kualitas bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar RI Senilai Rp123 Triliun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa proyek ini memodernisasi kilang lama agar mampu menghasilkan produk BBM standar Euro V.
Peningkatan ini dinilai vital untuk mendukung komitmen Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Tekan Kandungan Sulfur
Salah satu keunggulan utama dari hasil produksi kilang baru ini adalah penurunan kadar sulfur yang sangat drastis. Sebelumnya, produk yang dihasilkan masih berstandar Euro II.
Kini, dengan teknologi terbaru, kilang Balikpapan mampu memproduksi BBM dengan kandungan sulfur hanya 10 ppm (part per million).
“Proyek ini dirancang untuk memodernisasi kilang lama agar bisa mengolah lebih banyak minyak, menghasilkan BBM yang lebih ramah lingkungan,” ujar Bahlil.
Selain kualitas, efisiensi kilang juga ditingkatkan. Target
yield
atau imbal hasil produk bernilai tinggi dipatok naik signifikan hingga mencapai angka 91,8 persen.
Hal ini menjadikan kilang Balikpapan sebagai salah satu fasilitas pengolahan minyak tercanggih yang dimiliki Pertamina saat ini.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia
Dukung Industri Petrokimia
Presiden Prabowo Subianto menyambut baik lompatan teknologi ini. Infrastruktur energi terintegrasi ini tidak hanya memproduksi BBM dan elpiji, tetapi juga produk petrokimia yang menjadi bahan baku penting bagi berbagai industri hilir di tanah air.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini Senin, 12 Januari 2026. Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” kata Prabowo.
Dengan kapasitas produksi mencapai 360 ribu barel per hari, kehadiran kilang dengan BBM standar Euro V ini diharapkan dapat memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nasional sekaligus mengurangi dampak emisi gas buang kendaraan bermotor di Indonesia.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.