faktakalbar

Kisah Baharuddin Lopa: Jaksa Agung 'Miskin' Musuh Koruptor, Larang Keluarga Pakai Mobil Dinas dan Sering Naik Angkot

Penulis: Redaksi Sunday, 02 November 2025 📖 1 menit
Kisah Baharuddin Lopa: Jaksa Agung 'Miskin' Musuh Koruptor, Larang Keluarga Pakai Mobil Dinas dan Sering Naik Angkot
Faktakalbar.id, NASIONAL – Di tengah reputasinya sebagai penegak hukum yang ditakuti para koruptor , Jaksa Agung ke-17 RI Baharuddin Lopa justru dikenal sebagai pribadi yang hidup dalam kesederhanaan ekstrem. Integritasnya tidak hanya tecermin dari ketegasannya, tetapi juga dari gaya hidupnya sehari-hari. Selama menjabat, Lopa menolak tegas kemewahan. Rumahnya, baik di Makassar maupun Jakarta, dilaporkan sangat sederhana tanpa perabotan mahal. Baca Juga:  “Hak Istimewa” Jaksa Resmi Dicabut, MK Tegaskan Tak Ada Anak Emas di Hadapan Hukum Ia juga tercatat hanya memiliki satu mobil pribadi, sebuah Toyota Kijang. Prinsip anti-korupsinya ia terapkan dengan keras di lingkungan keluarga. Lopa secara ketat melarang keluarganya menggunakan fasilitas negara, termasuk mobil dinas, untuk urusan pribadi. Konsekuensinya, ia tak segan berulangkali naik angkutan umum (angkot) untuk bepergian pada akhir pekan. Kesederhanaannya juga terekam dalam sebuah anekdot saat ia membelikan hadiah ulang tahun untuk cucunya. Dikutip dari buku Mata Batin Gus Dur (2017), Lopa hanya membelikan mainan seharga Rp7.500, membuat kasir toko heran. Saking sederhananya, atasannya, Jaksa Agung Ali Said, pernah mengungkap bahwa Lopa memang "miskin". "Tapi dia sendiri tetap miskin," ungkap Ali, dikutip Kompas (17 April 1983). Kejujuran dan kesederhanaan Lopa inilah yang membuatnya dikenang sebagai sosok langka di dunia hukum Indonesia. Baca Juga:  Jaksa Agung: Kajari yang ‘Adem Ayem’ di Sarang Koruptor Akan Saya Tindak (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK