faktakalbar

Kisah Sukses UMKM Pontianak: Kembangkan Toko Sembako Berkat Dukungan Modal Bank Kalbar

Penulis: Redaksi Saturday, 27 September 2025 📖 1 menit
Kisah Sukses UMKM Pontianak: Kembangkan Toko Sembako Berkat Dukungan Modal Bank Kalbar
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Bank Kalbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat. Dukungan permodalan yang diberikan terbukti membantu para pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya, salah satunya adalah Edi Winata, pemilik toko sembako Usaha Jaya di Pontianak. Baca Juga:   KUR Bank Kalbar September 2025: Cek Syarat, Bunga, dan Cara Pengajuan untuk UMKM Edi Winata, yang kini meneruskan usaha rintisan ayahnya sejak 2015, mengaku mendapatkan kemudahan saat mengajukan bantuan di Bank Kalbar. Ia menggunakan fasilitas tersebut untuk memperkuat bisnisnya di tengah persaingan yang ketat. "Awalnya tahu dari teman kalau Bank Kalbar lebih mudah dalam pengurusannya. Saya menggunakan dana tersebut untuk menambah modal dan stok barang," ujar Edi. Menurutnya, dengan tambahan modal, ia dapat mengembangkan tokonya dari yang semula hanya menjual ikan asin menjadi toko sembako yang lebih lengkap. Hal ini membantunya dalam menghadapi tantangan utama, yaitu jumlah pengunjung yang terkadang ramai dan terkadang sepi. Dalam pernyataan resminya, Bank Kalbar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam memajukan UMKM. Melalui inovasi, dukungan teknologi, dan kolaborasi, bank pembangunan daerah ini bertujuan mewujudkan UMKM Kalimantan Barat yang tangguh dan berdaya saing. Baca Juga:   KUR Bank Kalbar September 2025: Cek Syarat, Bunga, dan Cara Pengajuan untuk UMKM Edi pun berharap Bank Kalbar dapat terus menjalankan perannya dalam memajukan ekonomi kerakyatan. "Pesan untuk Bank Kalbar, terus maju dan terus membantu usaha-usaha masyarakat kecil," tutupnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK