faktakalbar

Kodam XII/Tpr Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Jaga Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Masyarakat

Penulis: Redaksi Friday, 12 September 2025 📖 1 menit
Kodam XII/Tpr Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Jaga Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Masyarakat
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura kembali mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Acara ini berlangsung di Lapangan Tidayu, Markas Kodam XII/Tpr, pada Jumat (12/9/2025). Kegiatan ini dipantau langsung oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan, bersama pejabat utama Kodam. Baca Juga: Operasi Pasar Murah Tahap III di Singkawang: Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang antusias mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dalam acara ini, masyarakat dapat membeli 5 kilogram beras SPHP seharga Rp 50.000 per karung. Wakapendam XII/Tpr, Letkol Inf Agung W Palupi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga, sehingga seluruh masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah. "Ini dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr untuk membantu Pemerintah mengurangi beban masyarakat dan memitigasi dampak inflasi pangan. Harga pangan yang stabil dan terjangkau adalah salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat," jelas Wakapendam. Gerakan Pangan Murah oleh Kodam XII/Tpr menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi. Baca Juga: Warga Pontianak Utara Sambut Baik Pasar Murah, Pemkot Tegaskan Komitmen Sosial Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat, tetapi juga sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK