faktakalbar

Kolaborasi Polri dan Petani, Sambas Panen 25 Ton Jagung Serentak

Penulis: Redaksi Friday, 06 June 2025 📖 1 menit
Kolaborasi Polri dan Petani, Sambas Panen 25 Ton Jagung Serentak
Faktakalbar.id, SAMBAS - Polres Sambas bersama Pemerintah Kabupaten Sambas gelar Panen Jagung Serentak di 5 Kecamatan, Kamis (5/6/2025). Adapun panen di Sambas dipusatkan di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk yang dihadiri oleh Bupati Sambas Satono, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo serta unsur Forkopimda dan masyarakat. Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo menegaskan bahwa, Polri komitmen dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui keterlibatan langsung dalam sektor pertanian, khususnya pada komoditas jagung. Baca Juga:   Bupati Satono : Panen Jagung Serentak Jadi Langkah Awal Menuju Ekspor ke Malaysia Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wahyu menyebutkan bahwa panen jagung kali ini dilaksanakan serentak di lima kecamatan di Kabupaten Sambas dengan total luas panen mencapai 7,6 hektare dan hasil produksi lebih dari 25 ton jagung. Dan kini Sambas miliki lahan seluas 68 hektare. “Melalui kegiatan ini, kami menunjukkan bahwa swasembada pangan bisa digerakkan dari tugas-tugas Polri. Kami tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Tidak hanya mendorong masyarakat untuk menanam, Polres Sambas juga aktif dalam perawatan tanaman, serta membantu dalam aspek hilir seperti gelar produk (gelarisasi) dan pemasaran hasil panen. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, instansi terkait, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat atas dukungannya. Ke depan, kami akan mendalami potensi ekspor jagung hasil panen dengan menjalin kerja sama melalui koperasi daerah,” tambahnya. Baca Juga:   BPBD Tetapkan Status Siaga Karhutla untuk Kubu Raya dan Sambas (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK